POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Inisiatif Tangerang untuk Kemajuan PEMSEA-PNLG Kedepan: Resmi

Inisiatif Tangerang juga mencakup penanganan daerah padat penduduk, kumuh dan miskin.

JAKARTA (ANTARA) – Presiden Tangerang Ahmad Zaki Iskandar mengharapkan inisiatif Tangerang menjadi pedoman kemitraan pengelolaan lingkungan anggota PEMSEA for the Seas of East Asia (PEMSEA) untuk mengembangkan kawasan pesisir dan laut.

Dokumen yang lahir dari Forum PNLG yang diselenggarakan oleh Kabupaten Tangarang tersebut akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah pesisir sebagai anggota PEMSEA, demikian rilis PNLG di situs resminya.

“Poin-poin inisiatif Tangerang sudah disepakati dan saya harap ini menjadi standar bagi seluruh anggota PNLG yang hadir secara langsung maupun online,” kata Iskandar. .

Berita Terkait: Pertemuan Tingkat Menteri Kesehatan G20 menyajikan enam tindakan utama untuk KTT

Inisiatif Tangerang merupakan gambaran jaringan pemerintah daerah anggota PEMSEA, pemberdayaan masyarakat, menjaga lingkungan, membersihkan laut, ekosistem dan infrastruktur di wilayah pesisir.

“Inisiatif Tangerang juga termasuk menangani daerah padat penduduk, kumuh dan miskin,” katanya.

Berita Terkait: Pemerintah Denpasar, TNI, Polri bersihkan mangrove jelang KTT G20

Perwakilan dari pertemuan Jaringan Pemerintah Daerah PEMSEA mengunjungi Ketabang Urban Aquaculture di Kabupaten Tangerang, Kecamatan Mauk.

Kawasan ekowisata bahari yang baru dianggap sebagai contoh keberhasilan Bupati Tangerang dalam mengelola potensi sumber daya pesisir dan laut. Keberhasilan ini juga menjadi salah satu alasan mengapa Kabupaten Tangarang ditunjuk sebagai tuan rumah rapat berkala PNLG.

Kunjungan ke Katapang Urban Aquaculture pada Jumat (28/10) menjadi agenda terakhir Forum PNLG 2022 yang diselenggarakan pada 25-29 Oktober 2022. Rapat sela anggota PEMSEA ditutup oleh Bupati Iskandar.

Berita Terkait: Reformasi Struktural Mendorong Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan: Kementerian

Berita Terkait: G20 menganalisis kesenjangan produksi untuk pusat penelitian vaksin