Uvik berada di ruang pembayaran tanpa kontak dan telah mengembangkan teknologi yang mengubah ponsel cerdas apa pun menjadi perangkat pembayaran.
Co-founder dan CEO Uvik yang berbasis di Bengaluru, Rahul Herv, menggambarkan kesepakatan itu sebagai langkah strategis bagi perusahaan yang akan mendorong pertumbuhan ke tingkat berikutnya.
“Fokus pembayaran offline dalam beberapa tahun ke depan akan di seluruh infrastruktur offline. Untuk mencapai tujuan ini, kami di Uvik terus berupaya membuat pembayaran mudah digunakan untuk pedagang dengan penekanan pada keamanan,” kata Hirve.
Pernyataan itu mengatakan bahwa pembayaran tanpa kontak telah meningkat pada tingkat yang fenomenal sejak awal pandemi, dan memutuskan untuk mengembangkan teknologi yang dapat membantu pedagang mana pun menerima pembayaran kartu di ponsel mereka.
Temukan cerita yang menarik minat Anda
Uvik memiliki tim lebih dari 25 anggota yang dipimpin oleh Hirve dan salah satu pendiri Amartya Singh.

Yoga Mahendra adalah penulis di Pospapua.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pelaporan yang informatif dan relevan, Yoga menghadirkan berita serta cerita yang dekat dengan kebutuhan dan minat pembaca, sambil mengedepankan fakta dan konteks yang penting.

More Stories
OpenAI Luncurkan Perangkat Keras Pertama, Keyboard Mini untuk Mengendalikan Agen AI
Penyegaran Generasi Kedua Prosesor Komputasi Qualcomm Muncul dalam Peta Pengembangan Produsen Perangkat
Apple Umumkan macOS 27 Golden Gate dengan Kecerdasan Buatan Siri dan Tampilan Antarmuka Baru