POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Flu burung telah ditemukan pada lumba-lumba di Florida dan lumba-lumba di Swedia

Lumba-lumba Florida, jantan muda, ditemukan pada bulan Maret di sebuah kanal di Dixie County, di mana penduduk setempat melihat hewan itu terperangkap di antara pilar dermaga dan tembok laut, kata Dr. Michael Walsh, seorang dokter hewan di University of Florida College of Kedokteran Hewan yang memimpin program penyelamatan hewan laut Universitas.

Pada saat penyelamat tiba, katanya, lumba-lumba itu sudah mati. Tim yang rutin melakukan otopsi ini mengumpulkan dan menyimpan berbagai sampel lumba-lumba agar bisa dianalisis lebih detail.

Pada saat itu, para ilmuwan tidak memiliki alasan untuk mencurigai flu burung telah masuk ke lumba-lumba, dan mereka tidak terburu-buru, kata Dr. Walsh, yang berkolaborasi dalam penyelidikan dengan ahli patologi hewan Dr. Robert Osipov, dan Andrew Allison , Ahli virologi hewan, keduanya di University of Florida College of Veterinary Medicine.

Ketika hasilnya keluar musim panas ini, kata Dr. Walsh, mereka mengungkapkan tanda-tanda peradangan di otak lumba-lumba dan jaringan di sekitarnya. Para ilmuwan sebelumnya telah mendokumentasikan ensefalitis pada kelompok rubah yang terinfeksi virus, yang dapat menyebabkan gejala neurologis pada burung dan mamalia.

Tes laboratorium selanjutnya mengungkapkan adanya virus Eurasia H5N1 di otak dan paru-paru lumba-lumba. “Jaringan otak menunjukkan tingkat virus yang sangat tinggi,” kata Dr. Walsh.

Masih belum diketahui apakah virus tersebut berkontribusi pada kematian lumba-lumba, serta bagaimana tepatnya hewan itu tertular. Tetapi Tidak sulit membayangkan lumba-lumba yang tampak kecil Dr. Walsh, seekor burung yang sakit di dekat pantai, berkata, “Hewan-hewan ini selalu ingin tahu tentang lingkungan mereka dan memeriksa keadaan. Jadi jika dia bertemu dengan seekor burung yang sakit, sekarat atau mati, dia mungkin sangat penasaran. ucapkan itu.”

READ  Fisikawan menemukan neutrino di Large Hadron Collider