POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Ekonomi kemungkinan akan tumbuh hingga 5,12% pada tahun 2022: BRIN

Ekonomi kemungkinan akan tumbuh hingga 5,12% pada tahun 2022: BRIN

Kami optimis perekonomian kita akan membaik pada tahun 2022.

Jakarta (Antara) – Agus Eko Nugroho, peneliti dari Pusat Penelitian Ekonomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh pada kisaran 4,7-5,12 persen pada 2022.

“Kami optimis perekonomian kita akan membaik pada 2022,” katanya dalam pengarahan virtual Outlook Ekonomi Indonesia 2022.

Dia mengatakan perkiraannya didasarkan pada pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2021.

Dia mencatat, pada kuartal I, II, dan III, pertumbuhan ekonomi masing-masing tercatat -0,74%, 7,1%, dan 3,5%.

Diperkirakan mencapai 3,54 persen pada kuartal keempat, katanya. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan pada tahun 2021 telah dipatok sebesar 3,3%.

Apalagi, Nugroho memprediksi perubahan manajemen persediaan akan mendorong perekonomian pada 2022.

“Kenaikan permintaan agregat secara umum diharapkan oleh para pengusaha dan pelaku di sektor riil dengan berbagai perubahan persediaan, sehingga kenaikan tersebut mungkin tidak terlalu berpengaruh terhadap inflasi,” katanya.

Berita terkait: Nilai transaksi e-commerce mencapai 530 triliun rupiah pada 2022: BI

Dia mencatat bahwa perubahan persediaan menjadi faktor penting dalam pembentukan modal secara keseluruhan pada periode dari kuartal pertama hingga ketiga tahun 2021.

Peneliti mencontohkan dengan meningkatkan penyediaan mesin dan peralatan untuk mendukung investasi di sektor manufaktur, sehingga pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 diharapkan tetap kuat.

Nugroho menambahkan, belanja makanan dan minuman, restoran, transportasi, komunikasi, kesehatan dan pendidikan akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi pada 2022.

Dia mengatakan secara umum, semua sektor menunjukkan kinerja ekonomi yang positif sejak triwulan II tahun 2021. Dia menambahkan, pertumbuhan positif tersebut diperkirakan akan berlanjut pada tahun 2022.

Peneliti juga memperkirakan inflasi akan tetap di 1,69-2,27 persen pada tahun 2022.

READ  Kecepatan pemulihan ekonomi di Asia Tenggara

Sementara itu, nilai tukar rupee akan tetap relatif stabil dan di bawah tekanan ke bawah yang relatif rendah di Rs 14.301 dan Rs 14.625 per dolar AS, perkiraannya.

Berita terkait: Ekspor dan Impor Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2022: Kementerian Perdagangan