POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Dampak PPKM terhadap perekonomian hanya sementara: Menteri Hartarto

Dampak PPKM terhadap perekonomian hanya sementara: Menteri Hartarto

Aktivitas manufaktur dan permintaan pembiayaan KUR (Kredit Usaha) akan mulai meningkat pada Agustus 2021

Jakarta (Antara) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Erlanga Hartarto memperkirakan penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara ketat hanya akan berdampak sementara pada perekonomian negara.

“Kegiatan manufaktur dan permintaan pembiayaan KUR (kredit usaha) akan mulai meningkat pada Agustus 2021,” kata Hartarto dalam webinar Outlook Ekonomi 2022 University of Bahrain yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Menkeu menyebutkan hingga 20 Agustus 2021, program penempatan dana pemerintah di perbankan mendorong penyaluran kredit sehingga totalnya mencapai Rp 19,78 triliun. Kredit tersebut disalurkan oleh Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara), Bank Syariah Indonesia, dan Bank Pembangunan Daerah.

Hingga 57,53 persen dari total kredit tersebut diarahkan kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Selain itu, ketahanan sektor eksternal masih berlanjut yang dibuktikan dengan peningkatan ekspor, sehingga neraca perdagangan mengalami surplus selama 15 bulan. Cadangan devisa pada Juli 2021 juga relatif tinggi sebesar $144,8 miliar.

Berita terkait: Presiden apresiasi kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan

Kondisi ekonomi yang membaik membuat pemerintah optimistis perekonomian dapat kembali tumbuh ekspansif pada triwulan IV 2021. Perekonomian diperkirakan tumbuh pada kisaran 3,7-4,5 persen pada 2021.

Sementara itu, sejalan dengan ekspektasi pemulihan ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 diperkirakan mencapai 5,2%.

Pencapaian tujuan pertumbuhan ekonomi akan bergantung pada peran serta masyarakat dalam meningkatkan efektivitas pengendalian pandemi COVID-19. Dia menekankan, pemerintah terus memperkuat pengendalian wabah dari sumber hingga hilir untuk memastikan pencegahan dan pengobatan yang lebih efektif.

Pemerintah akan terus mempercepat vaksinasi terhadap virus corona yang sedang berkembang. penguatan disiplin dalam pelaksanaan protokol kesehatan; peningkatan pengujian, pelacakan, dan perawatan; Dan mengendalikan mobilitas masyarakat dengan membatasi aktivitas masyarakat.

READ  Indonesia akan memutuskan apakah akan menutup atau membiayai kembali maskapai nasional Garuda dan SE Asia News & Top Stories

“Pada September, pemerintah menargetkan tambahan 2 hingga 2,3 juta orang per hari untuk divaksinasi, sehingga dapat mendukung target vaksinasi 208 juta orang pada akhir tahun 2021,” katanya.

Berita terkait: Hartarto minta TPID dukung sektor ekonomi produktif