POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Burvokerto mengajak para pemuda untuk memanfaatkan peluang dan membangun Indonesia Emas

JAKARTA (Antara) – Kepala Staf Kepresidenan Moltogo pada Sabtu mendesak pemuda di Purwokerto, Jawa Tengah, untuk memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh krisis saat ini untuk mengejar tujuan menciptakan Indonesia emas pada tahun 2045.

“Jadi, para visioner muda, saya menantang Anda untuk membantu ‘merebut’ krisis negara ini. Ini merupakan tantangan bagi setiap pemuda untuk menemukan titik temu atau solusi untuk mewujudkan (visi) Indonesia Emas 2045,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Moltogo mengeluarkan tantangan ini saat bertemu dengan pemuda Purvokerto dari berbagai kalangan seperti pengusaha, jurnalis, mahasiswa, aktivis sosial dan lain-lain.

Pemuda Purwokerto menyuarakan permasalahannya kepada Moeldoko, mulai dari peraturan yang tumpang tindih, kemiskinan di Purwokerto dan sekitarnya, dan data kesejahteraan sosial yang terintegrasi yang menyebabkan distribusi bansos tidak adil, hingga masalah keselamatan pekerja informal.

Moeldoko mengakui, beberapa persoalan dalam negeri masih perlu diselesaikan.

“Indonesia harus merespon perkembangan geopolitik global yang mengakibatkan krisis pangan dan energi yang berdampak pada perekonomian domestik. Ketidakstabilan dunia ini menjadikan misi Indonesia untuk menjaga kesejahteraan rakyat,” katanya.

Moltogo menambahkan, persatuan dan gotong royong antar masyarakat akan membantu pemerintah menjaga stabilitas ekonomi, politik, dan keamanan. Kesatuan dan gotong royong akan membantu tercapainya tujuan Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Nasional.

“Cinta tanah air harus ditingkatkan, bahkan yang mengkritik pemerintah sangat mencintai Indonesia. Harus dijaga agar tidak berubah menjadi anarki dan merugikan bahkan rakyat,” katanya.

Berita Terkait: Hari Anak memberikan momentum untuk menciptakan generasi emas pada tahun 2045
Berita Terkait: Anak Muda Indonesia Bukan Generasi Rendahan: Resmi