POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

ARJ21 dan C919 Tiongkok memulai debutnya di Malaysia

ARJ21 dan C919 Tiongkok memulai debutnya di Malaysia

(Xinhua) 10:31, 14 Maret 2024

Foto yang diambil pada 13 Maret 2024 ini menunjukkan pesawat komersial ARJ21(R) dan C919, diproduksi oleh Commercial Aircraft Corporation of China Limited (COMAC), dipajang di Bandara Sultan Abdul Aziz Shah di negara bagian Selangor, Malaysia. Tampilan statis dan uji terbang pesawat komersial ARJ21 dan C919 buatan China dilakukan di sini pada hari Rabu. (Foto oleh Zhong Fon Zhong/Xinhua)

KUALA LUMPUR, 13 Maret (Xinhua) — Tampilan statis dan uji terbang pesawat komersial ARJ21 dan C919 buatan China diadakan pada Rabu di Bandara Sultan Abdul Aziz Shah di negara bagian Selangor, Malaysia.

Ini adalah tahap terakhir dari tur uji terbang ARJ21 dan C919 di lima negara di Asia Tenggara setelah Vietnam, Laos, Kamboja, dan Indonesia. Pengunjung pameran tersebut antara lain Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke Siew Fook, Wakil Menteri Investasi, Perdagangan dan Industri Liew Chin Tong, serta perwakilan lembaga promosi investasi lokal dan sektor penerbangan.

Selama uji terbang dan tampilan statis, kedua produsen pesawat tersebut, Commercial Aircraft Corporation of China Co., Ltd. (COMAC), melakukan serangkaian kegiatan promosi produk kepada calon pelanggan.

Tujuan dari tur ini adalah untuk memverifikasi kemampuan adaptasi pesawat terhadap bandara dan rute di lima negara di atas, mengevaluasi kemampuan beradaptasi peralatan layanan darat bandara, mengevaluasi kemampuan beradaptasi terhadap prosedur penerbangan khusus, dan menunjukkan kelayakan ekonomi dari rute-rute tersebut. Comack mengatakan, seraya menambahkan bahwa uji penerbangan ini akan meletakkan dasar bagi pengembangan pasar masa depan di Asia Tenggara.

Jet regional ARJ21 dapat menampung 78 hingga 97 penumpang, dengan jangkauan penerbangan 2.225 hingga 3.700 kilometer. Pesawat C919 memiliki kapasitas 158 hingga 192 kursi, dan jangkauannya berkisar antara 4,075 dan 5,555 kilometer, menurut perusahaan.

READ  NATO: apa itu, apa tujuannya dan apa perannya dalam konflik antara Rusia dan Ukraina?

Pada 28 Mei 2023, C919 berhasil menyelesaikan penerbangan komersial perdananya. Sejak itu, lima pesawat C919 telah dikirimkan ke China Eastern Airlines, pelanggan pertamanya, yang mengoperasikan penerbangan pulang pergi pada rute Shanghai-Beijing dan Shanghai-Chengdu. Sejauh ini, pesawat tersebut telah mengangkut lebih dari 140.000 penumpang dengan aman, menurut COMAC.

Foto yang diambil pada 13 Maret 2024 ini menunjukkan pesawat komersial C919, diproduksi oleh Commercial Aircraft Corporation of China Limited (COMAC), dipajang di Bandara Sultan Abdul Aziz Shah di negara bagian Selangor, Malaysia. Tampilan statis dan uji terbang pesawat komersial ARJ21 dan C919 buatan China dilakukan di sini pada hari Rabu. (Foto oleh Zhong Fon Zhong/Xinhua)

Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke Siew Fook berpose untuk foto dengan pesawat komersial C919, diproduksi oleh Commercial Aircraft Corporation of China Limited (COMAC), di Bandara Sultan Abdul Aziz Shah di negara bagian Selangor, Malaysia, 13 Maret 2024. Tampilan statis dan penerbangan berlangsung di sini pada hari Rabu Pesawat eksperimental pesawat komersial ARJ21 dan C919 buatan China. (Foto oleh Zhong Fon Zhong/Xinhua)

Foto yang diambil pada 13 Maret 2024 ini menunjukkan kokpit pesawat komersial C919, diproduksi oleh Commercial Aircraft Corporation of China Limited (COMAC), di Bandara Sultan Abdul Aziz Shah di negara bagian Selangor, Malaysia. Tampilan statis dan uji terbang pesawat komersial ARJ21 dan C919 buatan China dilakukan di sini pada hari Rabu. (Foto oleh Zhong Fon Zhong/Xinhua)

(Editor Web: Zhang Caiwei, Liang Jun)