Pospapua.com
Warga Jayapura tengah membaca doa dan tahlil bersama untuk almarhum BJ Habibie di Uniyap Jayapura, Jumat (13/9). (foto : Achmad Syaiful)
Nusantara

Warga Jayapura Gelar Doa dan Tahlil untuk BJ Habibie

Oleh : Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Jayapura – Ratusan warga Jayapura menggelar doa dan tahlil atas wafatnya Presiden ke-3 Indonesia Bachruddin Jusuf Habibie atau yang akrab disapa BJ Habibie. Doa dan tahlil bersama ini dilangsungkan di aula Universitas Yayasan Pendidikan Islam (Uniyap) Jayapura, Jumat (13/9) sore.

Doa dan tahlil sebagai ungkapan duka cita yang mendalam dan bentuk kecintaanya kepada BJ Habibie dihadiri sejumlah pemuka agama di Jayapura. Misalnya Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Papua Muhammad Abud Musaad dan Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Papua H Mansyur.

Menurut Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Papua Muhammad Abud Musaad bahwa BJ Habibie dikenal sebagai tokoh reformasi, tokoh pers dan tokoh demokrasi. BJ Habibie dikenal bukan hanya di Indonesia tapi seluruh dunia.

“Kami atas nama Pemerintah Papua dan masyarakat Papua menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie ,” tutur Musaad yang juga menjabat Asisten II Sekda Papua.

Musaad menuturkan, masyarakat Papua merasa kehilangan dengan putra terbaik bangsa Indonesia. Dia berharap almarhum BJ Habibie mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran.

Wakil Ketua ICMI Orwil Papua, Haji Mansyur memandang sosok BJ Habibie sebagai tokoh dunia. Kecendekiawan BJ Habibie mampu melahirkan generasi di Indonesia, terutama di bidang teknologi.

Dia pun mengajak seluruh masyarakat Papua agar mendoakan almarhum BJ Habibie semoga khusnul khotimah. “Kami sangat kehilangan karena kami adalah kader-kader beliau (BJ Habibie) di daerah untuk mengembangkan misi beliau di bidang cendekiawan dan pengetahuan sumber daya Papua, serta lainnya,” tutur Mansyur.

Diketahui, Presiden ke-3 Indonesia, BJ Habibie wafat, pada Rabu (11/9) petang pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. BJ Habibie wafat karena sakit. Kabar wafatnya bapak demokrasi ini cepat menyebar ke penjuru Indonesia. (Asi)

Baca Juga:

Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Sentani terus Mengalir

Nethy Dharma Somba

Rp 2 Miliar dari Pemprov Jawa Barat untuk Korban Banjir Bandang Sentani

Nethy Dharma Somba

Kasus Ijazah Palsu, 10 ASN jadi Korban Penipuan

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment