Pospapua.com
Mensortir bantuan pakaian yang diterima tim penanggulangan di Posko Induk di Gunung Merah, Sentani. (Dharma somba)
Nusantara

Terlalu Banyak, Posko Pengungsian Banjir Bandang Sentani Dikurangi

Oleh: Ari Bagus Poernomo

Pospapua.com, Jayapura — Bupati Jayapura Mathius Awoitouw mengatakan dari hasil rapat internal Kabupaten Jayapura tempat penampungan pengungsi sekaligus posko ditetapkan menjadi 6 posko saja dari yang sebelumnya berjumlah 17 posko, tujuannya agar penyaluran bantuan bisa lebih efektif.

‘’Posko terlalu banyak ada 17 posko, dan dalam rapat internal disepakati posko hanya 6 titik saja untuk efektifnya penyaluran bantuan,’’ jelas Bupati Awoitouw di Sentani, Selasa (19/3).

Keenam posko tersebut adalah,  posko Induk di Kompleks Kantor Bupati, Puspenka GKI di Hawai, Stadion Barnabas Youwe, GOR Toware, Jembatan Kuning di Ifar Besar dan GKI El Roi di Sentani Bagian Barat.

Menurut Bupati Awoitouw, untuk Posko GOR Toware dan Jembatan Kuning di Ifar Besar digunakan untuk mendropin bantuan ke warga yang terkena luapan air danau. ‘’Ada 20 kampung di danau yang rumahnya terendam akibat luapan air danau,’’ terang Bupati.

Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura, Korneles Yanuaring mengaku dirinya menemukan 4 posko siluman di sekitaran Kota Sentani yang tidak terjadi bencana ataupun menjadi tempat untuk warga korban banjir bandang untuk mengungsi.

‘’Saya ada temukan 4 posko siluman di sekitar Sentani yang sama sekali tidak terjadi banjir ataupun dijadikan tempat pengungsian,’’ kata Yanuaring saat ditemui wartawan di posko induk, Gunung Merah Kantor Bupati Jayapura, Selasa (18/3).

Dirinya juga menyebutkan, keberadaan posko siluman ini sudah sangat meresahkan, dimana posko-posko ini sering meminta bantuan ke posko induk yang berada di Kantor Bupati. (NDS)

Baca Juga:

Ada Penambahan TPS, Pemilu Di Kampung Yammua Sempat Ditunda

Nethy Dharma Somba

Diguyur Hujan Deras, Upacara Kenaikan Pangkat 64 Personel Polres Jayapura

Nethy Dharma Somba

Jenazah Sugeng, Korban Penembakan OTK Diterbangkan ke Probolinggo

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment