Pospapua.com
Pelatihan sensus Penduduk 2020 di Sentani Jayapura. (Hasibuan Aman)
Nusantara

Sesus Penduduk 2020 Jadikan Satu Data Penduduk Indonesia

Oleh: Hasibuan Aman |

Pospapua.com, Jayapura- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayapura menggelar Pelatihan Petugas Pemetaan dan Pemutakhiran Muatan Wilayah Kerja Statistik di Hotel Horex Sentani, Senin (8/4). Pelatihan ini sebagai langkah persiapan awal pelaksanaan sensus penduduk pada 2020 mendatang di Kabupatten Jayapura.

Pelatihan ini digelar dalam tiga gelombang. Gelombang pertama pada 4-14 April 2019dengan membuka lima kelas dan ada 80 peserta yang nanti akan disebar ke semua wilayah Kabupaten Jayapura.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Jayapura, Jeffry Y  de Fretes menjelaskan, kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ketersediaan kerangka induk wilayah kerja statistik sebagai dasar pelaksanaan lapangan sensus penduduk 2020.

Sebab pada tahun 2020 pemerintah Indonesia akan membuat satu data penduduk di semua wilayah Kabupaten/Kota se Indonesia. “Jadi 2020 tidak ada lagi data BPS dan data dari Disdukcapil, jadi akan satu data penduduk Indonesia,” jelas Jeffry, Senin (8/4).

Dia menjelaskan, melalui kegiatan sensus penduduk tersebut, BPS diinstruksikan membuat satu data yang akan bekerjasama dengan Disdukcapil setempat. Jadi BPS akan menggunakan data yang ada di Disdukcapil dan akan turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi data-data penduduk ini apakah masih berada di tempat atau RT, RW, kampung dan lurah, bahkan Distrik maupun Kabupaten Jayapura.

“Tahap awal ini, BPS Kabupaten Jayapura akan memetakan wilayah kerja statistik mulai dari tingkat SLS, RT, RW, kampung, kelurhan, distrik sampai ke kabupaten. Jadi kami akan mempunyai peta wilayah karena selama ini RT, RW tidak memiliki peta,” jelasnya.

Jeffry menurutkan, BPS setempat akan memili peta RT. RW dengan sistim digital dengan model baru, bahkan menggunakan JPS agar data-data ini bisa digunakan oleh berbagai pihak baik itu pemerintah daerah, provinsi, kabupaten dan pusat. Bahkan seluruh dunia bisa mengakses data ini.

Ia berharap kepada calon petugas sensus ini yang telah mengikuti pelatihan itu semuanya nanti bisa menggunakan android agar bisa mendata penduduk maupun  bangunan pemerintah seperti sekolah, kantor distrik, jalan dan lainnya.

“Melalui sensus inilah nantinya kita akan mengetahui keberadaan milik pemerintah ini dan akan terekam secara otomatis,”ujarnya.

Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan  Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri mengatakan melalui sensus penduduk ini nantinya akan digunakan sebagai data adminduk yang mengubah desain sensus dan survey BPS yang selama ini digunakan.

“Hasil kegiatan penyusunan peta dasar SP2020 tahun 2018 digunakan sebagai referensi geografis. Kegiatan pemetaan dan pemutakhiran muatan Wilkestat SP2020 tahun 2019, adalah untuk melengkapi kerangka induk yang akan digunakan sampai dengan 10 tahun kedepan,” ungkapnya. (NDS)

Baca Juga:

Wali Kota Apresiasi Pengamanan Polres Kota Jayapura Selama Pemilu 2019

Nethy Dharma Somba

Liburan, SAR Jayapura Patroli ke Sejumlah Objek Wisata

Nethy Dharma Somba

Pangdam Santuni Empat Korban Penembakan di Ilaga

Syaiful

Leave a Comment