Pospapua.com
Helikopter-Ditembak
Pengecekan helikopter pascaditembak kelompok kriminal bersenjata di Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (16/10). (foto : Humas Polda)
Nusantara

Puncak Kondusif, Aparat Keamanan Berjaga-Jaga di Bandara

Oleh : Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Puncak – Kepolisian Resort Puncak Jaya memastikan situasi keamanan di Kabupaten Puncak kondusif, pascapenembakan helikopter milik PT. Intan Angkasa Air Service oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Olenki, Distrik Ilaga Utara, Rabu (16/10).

“Situasi di Puncak kondusif, tidak ada gangguan,” kata Kapolres Puncak Jaya, AKBP Ary Purwanto saat dihubungi dari Jayapura, Rabu (16/10) pascapenembakan helikopter yang membawa bahan makanan pekerja pembangunan tower jaringan BTS B6 Telkomsel di Ilaga Utara.

Saat ini, kata Ary Purwanto, aparat keamanan telah melakukan penjagaan di objek vital di wilayah Puncak maupun Puncak Jaya. “Kami amankan objek vital, baik bandara maupun lapangan terbang. Anggota kita tetap melakukan penjagaan, selain itu di sana sudah ada Satgas,” ujarnya.

Menurut Ary Purwanto, Helikopter PK-IWD Tipe A/C BEL 206 L1 ditembak kelompok bersenjata tak lama setelah melakukan pengantaran bahan makanan di Distrik Ilaga. Helikopter yang membawa seorang pekerja pembangunan tower BTS ditembak saat terbang rendah.

“Helikopter mengantar bahan makanan ke Distrik Ilaga Utara yang bersebelahan dengan kampung Olenki untuk para pekerja tower jaringan BTS.  Berselang 2 menit saat take off pas melintas di kampung Olenki, posisi helikopter saat itu masih terbang rendah,” bebernya.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Cpl Eko Daryanto dalam siaran persnya, Rabu sore juga memastikan situasi keamanan di Ilaga, Kabupaten Puncak dalam keadaan aman dan terkendali pascapenembakan.

Pihaknya akan berkordinasi dengan pihak Polda untuk mengidentifikasi dan mencari pelaku penembakan helikopter tersebut. “Helikopter sudah kembali ke Timika diterbangkan oleh Pilot Dan Cristian Muntenau dengan membawa penumpang Agung Dedi Hidayat,” imbuhnya.

Dia menduga pelaku penembakan helikopter di Ilaga Utara merupakan kelompok bersenjata pimpinan Lekagak Telenggen. “Penembakan itu tidak ada korban jiwa, sementara pelaku diduga kelompok Lekagak Telenggen,” kata Eko. (Asi)

Baca Juga:

Pasca Konflik di Nduga, Pemprov Turunkan Tim Kemanusiaan

Nethy Dharma Somba

Cerita dari TPS, Penghitungan Suara Diwarnai Meja Patah

Nethy Dharma Somba

Kota Jayapura dan Mimika Berkinerja Sangat Tinggi di Papua

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment