Pospapua.com
Warga membersihkan puing bangunan dampak kerusuhan Wamena, 23 September lalu. (foto : dok Pendam XVII/Cenderawasih)
News

Provokator Kerusuhan Wamena Bertambah, Perannya Terungkap dari CCTV

Oleh : Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Wamena – Penyidik Satuan Reskrim Polres Jayawijaya kembali menangkap seorang provokator kerusuhan di Wamena, 23 September lalu. Tersangka berinisial LE, ditangkap saat berada di sebuah Kampus kawasan Jalan Hom-Hom, Wamen, Senin (7/10).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal kepada wartawan, Kamis (10/10) mengatakan, penangkapan terhadap tersangka LE merupakan hasil pengembangan  barang bukti rekaman kamera pemantau atau Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

“LE ini perannya dalam kerusuhan Wamena adalah memprovokasi massa. Aksi LE ini terlihat dalam kamera pemantau yang ada di lokasi kerusuhan,” kata Kamal.

Selain menangkap tersangka baru, lanjut Kamal, pihak kepolisian setempat pun meringkus salah satu tersangka yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polrres Jayawijaya pascakerusuhan. Tersangka diketahui berinisial P (35).

“Dari 3 DPO kerusuhan Wamena, satu tersangka  sudah kami tangkap, artinya masih ada 2 DPO yang masih kita kejar. Peran ketiga DPO ini sebagai provokator dalam kerusuhan,” beber mantan Wakapolresta Depok ini.

Saat ini, Polres Jayawijaya telah melakukan pemeriksaan 30 saksi kerusuhan Wamena. Pemeriksaan puluhan saksi ini untuk mengungkap peran tersangka maupun indikasi tersangka lain di Wamena. “Pemeriksaan dilakukan secara intensif. Total 14 tersangka yang telah ditetapkan Polres Jayawijaya,” terangnya.

Kamal menguraikan, 12 dari 14 total tersangka telah ditahan di rumah tahanan Mapolres Jayawijaya. Dua tersangka diantaranya dijerat Pasal 160 KUHP tentang penghasutan dengan ancaman paling lama 6 tahun penjara.

“14 tersangka ini memiliki peran yang berbeda-beda, ada yang dijerat Pasal 187 KUHP tentang pembakaran, ada pula yang dijerat Pasal 170 KUHP tentang perusakan terhadap orang atau barang secara bersama-sama,” kata Kamal.

Dia menambahkan situasi Kota Wamena telah kondusif, aktifitas masyarakat sudah berjalan normal. “Pusat perekonomian, seperti pasar dan pusat perbelanjaan sudah buka, aktifitas transaksi jual beli juga telah berjalan,” ujarnya.

Sebelumnya, Polres Jayawijaya menetapkan 13 tersangka dalam kerusuhan di Jayawijaya. Mereka yakni DM (19), RW (18), AU (16), AK (19), DJ (32), YP (22), ES (27), NT (27), SK (40), P (35), YA (44) dan HW (22). (Asi)

Baca Juga:

Kemendagri: Kolom Penghayat Kepercayaan Amanat MK

hamim

Dubes Rusia: Kami Tidak Mencampuri Urusan Pemilu Negara Manapun

hamim

ICW Temukan Indikasi Kerugian Negara di Sektor Pangan dan Lingkungan Hidup

Anjar Asmoro Heryanto

Leave a Comment