Pospapua.com
Kobaran api melahap kawasan pemukiman di Distrik Baya Biru, Kabupaten Paniai, Papua, Kamis (7/11). (foto: Humas Polda)
Headline

Pramuria Mabuk Bakar Tempat Karaoke, 51 Rumah dan Pos Polisi Ikut Ludes

Oleh: Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Paniai- Entah apa yang merasuki seorang pramuria berinisial M di Distrik Baya Biru, Kabupaten Paniai, Papua, Kamis (7/11) dini hari. Wanita yang ditafsir berusia 30 tahun ini membakar rumah karaoke tempatnya bekerja.

Akibat ulahnya itu, api membesar dan merembet ke kawasan pemukiman warga setempat. Total 51 bangunan kios dan rumah terbakar, bahkan Pos Polisi di kawasan tersebut turut dilahap api.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal saat dikonfirmasi, Kamis (7/11) petang, membenarkan kabar terbakarnya Pos Polisi dan 51 bangunan di Distrik Baya Biru, Paniai.

Kepolisian setempat telah mengamankan seorang pramuria terduga pelaku pembakaran tempat karaoke yang menimbulkan kebakaran hebat. Pelaku diamankan saat dalam pengaruh minuman beralkhol (miras).  “Kejadiannya pukul 01.35 WIT. Total 51 bangunan yang terbakar, belum termasuk Pos Polisi. Seorang pramuria berinisial sudah diamankan,” terang Kamal.

Kepada polisi, salah seorang saksi mata mengaku melihat pelaku menuangkan bensin dari tangki mesin generator listrik (genset) ke dalam sebuah gelas plastik, pukul 01.25 WIT. Saksi yang tinggal bersebelahan dengan pelaku, sempat menanyakan peruntukan bensin tersebut.

Pelaku pun sempat menjawab spontan bahwa dirinya ingin membakar rumah karaoke tempatnya bekerja. Mendengar jawaban tetangganya, saksi lantas menegur, namun pelaku malah melangkah ke dalam kamar.

“Saksi menanyakan untuk apa ambil bensin? lalu pelaku mengatakan kalau dia ingin bikin api untuk bakar rumah karaoke milik AK, tempat pelaku bekerja, lalu saksi menegur pelaku tetapi tidak mau mendengar,” kata Kamal.

Dalam keterangan saksi, lanjut Kamal, api pertama kali membakar  kamar pelaku. Seketika itu, saksi berteriak kebakaran sambil berupaya memadamkan api, tak lama setelah pelaku melangkah pergi keluar dari kamarnya.

“Jadi saat pelaku keluar dari kamar, saksi ini melihat api. Dia kemudian berteriak, sambil berupaya memadamkan api yang membakar dinding maupun lantai kamar yang terbuat dari papan dan tripleks,” paparnya.

Menurut Kamal, aparat kepolisian yang  bertugas di Pos Polisi Baya Biru telah berupaya memadamkan api. Namun api cepat merembet ke bangunan pemukiman warga yang saling berdempetan dan terbuat dari papan dan tripleks.

Saat ini, Tim Satuan Reskrim Polres Nabire telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk menyelidiki motif  pembakaran yang dilakukan salah satu karyawati tempat karaoke tersebut. “Tim sudah diberangkatkan ke Paniai. Tim ini terdiri dari Inafis dan Penyidik Reskrim. Mereka akan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku,” kata Kamal. (Asi)

Baca Juga:

Bentrok di Deiyai, Tiga Aparat Terkena Panah, Satu TNI Gugur

Syaiful

64 Rumah di Tolikara Terbakar, Pasutri Ditahan

Syaiful

Pelaksanaan Pemilu di Papua Aman, tidak ada People Power

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment