Pospapua.com
Tim Ditlantas Polda Foto bersama di kawasan Pantai Dok II Jayapura. (foto : Humas Polda Papua)
Lifestyle News

Pemprov Bebaskan Denda Pajak Kendaraan, Polda Ajak Warga Viralkan

Oleh : Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Jayapura – Keputusan Pemerintah Provinsi Papua membebaskan (penghapusan) sanksi administrasi, denda pajak serta bea balik nama kendaraan bermotor mulai 1 Agustus 2019, disambut baik Kepolisian Daerah (Polda) Papua.

Buktinya Polda langsung mengerahkan anggota jajaran Direkrorat Lalu Lintas untuk mengajak masyarakat memviralkan informasi tersebut.  Salah satunya saat hari bebas kendaraan atau car free day di kawasan Pantai Dok II Jayapura, Sabtu (3/8) pagi.

Masyarakat Kota Jayapura tengah menikmati hari bebas kendaraan. (foto : Humas Polda Papua)

Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Direktorat Lalu Lintas Polda AKBP Lucky Supusepa menegaskan, penghapusan denda pajak, sanksi administrasi,  serta bea balik nama kendaraan sesuai keputusan Gubernur nomor 188.4/207/2019. Kebijakan ini diberlakukan mulai 1 Agustus sampai dengan 31 November 2019.

Kebijakan gubernur ini dimaksudkan untuk meningkatkan pelayananan kepada masyarakat pemilik kendaraan. “Tujuannya peningkatan pelayanan oleh PT Jasa Raharja Samsat Provinsi Papua dan Bapenda Papua,” katanya.

Selain mengajak peserta car free day memviralkan penghapusan denda pajak, Polda Papua mensosialisasikan pentingnya tertib berlalu lintas sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nomor 22 Tahun 2009.

Senam bersama di hari bebas kendaraan. (foto : Humas Polda Papua)

“Pasal 284 Jo Pasal 106 ayat 2 mengutamakan keselamatan pejalan kaki atau pesepeda. Apabila melanggar pasal tersebut dikenakan denda Rp. 500.000 dan proses hukum tetap berjalan sesuai teknis di lapangan,” terang Lucky.

Dia pun mengingatkan pengendara agar memperhatikan kondisi kendaraan bermotornya agar laik jalan. “Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik dan lengkap, yaitu rem, lampu sein. Kalau tidak memenuhi teknis laik jalan dan dilanggar maka dikenai denda Rp 250 ribu,” tegasya. (asi)

Baca Juga:

Indonesia: Darurat Serangan Siber

hamim

Gen Z Lebih Senang Pekerjaan yang Memanfaatkan Teknologi

hamim

Gubernur Papua: Hindari HIV/AIDS, Jauhi Haya Hidup Foya-Foya

Anjar Asmoro Heryanto

Leave a Comment