Pospapua.com
Pekerja menyelesaikan pembangunan turap Kali Ancol di Jakarta, Kamis (31/10). Pemasangan turap itu untuk menguatkan tanggul serta mengantisipasi banjir saat musim hujan. Foto: ANTARA
Nasional

Pemkot Jakarta Utara Aktifkan Posko Siaga Banjir

Oleh: Urba Adiwijaya |

Pospapua.com, Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Utara telah mengaktifkan seluruh posko siaga banjir di wilayahnya. Langkah itu sebagai bentuk antisipasi menjelang masuknya musim hujan.

“Semua posko siaga dari level kelurahan, kecamatan hingga kota, sudah mulai diaktifkan,” kata Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko saat dihubungi di Jakarta, Ahad (3/11).

Sigit menyebut, pihaknya telah memiliki prosedur operasi stadar alias SOP untuk mengantisipasi genangan dan banjir di musim hujan. Di samping itu, semua pemangku kepentingan di Jakarta menurutnya sudah paham dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

Sigit menuturkan, jaringan komunikasi telah dibangun oleh semua pihak sebagai antisipasi jika nanti terjadi genangan atau banjir. “Misalnya di mana penempatan lokasi pengungsian hingga dapur umum,” ujarnya.

Menurut Sigit, potensi genangan lebih besar daripada banjir di Jakarta Utara. Itu disebabkan masih ditemukan tali-tali air yang tersumbat seperti di kawasan Kelapa Gading. “Kami sudah antisipasi karena di wilayah itu ada proyek infrastruktur yang mungkin ada tali air yang terganggu,” ucapnya.

Mantan wakil kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta itu menegaskan, pihaknya tidak bekerja sendiri, tetapi mengerahkan semua potensi masyarakat melalui kerja bakti dan gotong royong. Dengan begitu, diharapkan tidak ada kendala saluran air yang tersumbat saat musim hujan.

“Sejauh ini inspeksi untuk kesiapan pompa juga dapat berfungsi dengan optimal,” kata Sigit.

Warga Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja bersama petugas gabungan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) serta petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Jakarta Utara membersihkan gorong-gorong untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan. “Kami bergotong royong mengangkut lumpur di saluran air penghubung (PHB) RW 03-04,” Kata Lurah Lagoa, Muhamad Mujakir.

Kegiatan pengangkutan lumpur itu dilaksanakan hingga sepekan. Warga dan petugas akan mengangkut lumpur di saluran air PHB Lagoa sepanjang 1,2 kilometer. (AIJ/Asi/Ant/INI Network)

Baca Juga:

3.410 Penumpang MRT Berhasil Dievakuasi

Syaiful

Wakil Bupati Jayapura: Ibu Ani Sosok yang Baik

Nethy Dharma Somba

2,5 Juta Lebih Jamaah Haji Mulai Ibadah di Makkah

Syaiful

Leave a Comment