Pospapua.com
Warga membersihkan puing bangunan dampak kerusuhan Wamena, 23 September lalu. (foto : dok Pendam XVII/Cenderawasih)
Nusantara

Pemerintah Papua Siapkan Rp 8 Miliar untuk Bangun Hunian Sementara di Wamena

Oleh : Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan dana Rp 8 Miliar untuk membangun hunian sementara bagi warga pengungsi terdampak kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, 23 September lalu.

Gubernur Papua, Lukas Enembe kepada wartawan, Selasa (8/10) menegaskan, dana pembangunan hunian semantara bagi warga terdampak kerusuhan Wamena telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD – Perubahan) tahun 2019.

“Saya sudah anggarkan Rp 8 Miliar sekarang ini di APBD Perubahan. Nanti TNI yang akan bangun hunian sementara,” kata Lukas Enembe disela-sela  peluncuran serentak Pilkada 2020 di Taman Imbi Jayapura.

Menurut Enembe, hunian yang dibangun untuk warga terdampak kerusuhan Wamena bersifat sementara. “Jadi rumah, kios kios yang dibakar kita akan bangun kembali,  namun dari kayu. Seperti yang sudah dibuat di Tolikara,”terangnya.

Enembe mengakui, proses rekonstruksi dan rehabilitasi telah menjadi tanggung jawab Pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Jayawijaua sendiri telah melakukan pendataan kerugiaan materil dari kerusuhan Wamena.

“Itu tugas pemerintah daerah, kemarin Bupati Jayawijaya sudah lakukan pendataan terhadap kerugian materil akibat kerusuhan yang terjadi di wamena,” katanya.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Papua mendata 33 orang meninggal dunia dan 78 orang luka-luka dalam kerusuhan di Wamena. Sebagian besar korban meninggal akibat terjebak dalam bangunan yang dibakar oleh massa perusuh.

Selain menimbulkan korban jiwa, kerusuhan di Wamena menyebabkan 465 pertokoan dan tempat usaha yang dirusak dan dibakar, 224 kendaraan roda empat dan roda enam dan 150 kendaraan roda dua dibakar. Sementara 165 rumah dan 20 perkantoran rusak dan dibakar perusuh.

Kerusuhan di Wamena memicu gelombang pengungsi ke Jayapura. Tercatat 16 ribu pengungsi telah keluar dari Wamena, sebagian ditengarai telah kembali kampung halaman masing-masing dengan bantuan angkutan transportasi gratis. (Asi)

Baca Juga:

Stgas Yonif PR 328/DGH Pengobatan Keliling di Kampung Mosso

Nethy Dharma Somba

Cerita dari TPS, Penghitungan Suara Diwarnai Meja Patah

Nethy Dharma Somba

Test CPNS Sistem CAT, Pesan Wali Kota Jayapura Jangan Percaya Calo

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment