Pospapua.com
Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri (kemeja batik biru) membuka kegiatan Dinas P3A Kabupaten jayapura. (foto:hasibuan aman)
Nusantara

Pelayanan Perempuan dan Anak oleh Dinas P3A Kabupaten Jayapura Secara Online

Oleh: Hasibuan Aman

Pospapua.com, Jayapura– Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jayapura akan menerapkan sistem aplikasi dalam bentuk online dalam pelayanan pemberdayaan perempuan dan anak diseluruh Kabupaten Jayapura.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri mengungkapkan, penerapan aplikasi ini sama dengan visi dan misi dari Pemerintah Kabupaten Jayapura guna meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dan secara khusus perlindungan perempuan dan anak.

“Lewat program ini pelayanan maupun pelaporan masalah yang dihadapi perempuan dan anak baik itu masalah data akan dilakukan secara aplikasi online,” kata Basri usai pembukaan kegiatan fasilitasi pengembangan pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak yang digelar di Sentani, Kamis (25/4).

Dikatakan tujuan dari program sistem online ini akan membantu dalam program-program perlindungan anak sehingga data yang sudah terdaftar akan mendukung komunikasi dan koordinasi antar jajaran Pemda dengan unit pelayanan terpadu dengan kepolisian. Dengan demikian terselenggara kelancaran pembinaan dan penyelesaian kekerasan dalam rangka perlindungan anak dan perempuan.

Sementara itu, Kepala Bidang Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jayapura, Elfirda Jakaribuena  menjelaskan, sistem yang akan diberlakukan itu dibuat sebagaimana instruksi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

“Memang di Kabupaten Jayapura sistem pusat pelayanan terpadu ini sudah terlambat diterapkan, pada hal derah lain sudah menerapkannya dalam hal kegiatan seperti dokumentasi kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,”tuturnya.

Ia menambahkan, melalui aplikasi ini akan diketahui jumlah kekerasan perempuan dan anak setiap waktu dan dimanapun berada sehingga dengan itu juga diharapkan bisa menekan kekerasan yang terjadi.

“Kita harapkan melalui program ini, bisa mengurangi masalah perempuan dan anak di Kabupaten Jayapura ,”ungkapnya. (nds)

 

Baca Juga:

Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Youtefa Jayapura Turun

Nethy Dharma Somba

Hanya dapat 3 Suara di Yalimo, Saksi Capres 02 Keberatan

Nethy Dharma Somba

2,5 Ton Beras dari Merauke, RP 300 Juta dari LPMAK Timika

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment