Pospapua.com
Kepala Kantor SAR Jayapura, Putu Agra Surjawadidi. (Hasibuan Aman)
Nusantara

Pelaku Pelayaran agar Daftarkan Radio Beacon ke Basarnas

Oleh: Hasibuan Aman
Perlu pendeteksian dini terhadap kapal-kapal yang sedang berlayar di laut apabila mengalami gangguan untuk segera mendapat pertolongan dari tim SAR
 
Pospapua.com, Jayapura- Guna pendeteksian dini kecelakaan di pelayaran, Basarnas meminta para pelaku usaha pelayaran di Papua untuk mendaftarkan alat pemancar marabahaya (radio beacon) pada pesawat dan kapal yang dimiliki Basarnas.
Kepala Kantor Pertolongan dan Pencarian (SAR) Jayapura Putu Arga Surjawadidi mengatakan, dengan diregistrasinya radio beacon ini, Basarnas dapat mengetahui pemilik radio atau kapal tersebut, sehingga  bila terjadi kecelakaan di laut, radio beacon memancarkan signal marabahaya, petugas SAR akan segera berkoordinasi dan melaksanakan kegiatan SAR.
“Kita memiliki peralatan, tetapi kita juga perlu datanya. Masalah pelayaran berbeda dengan penerbangan, kalau pesawat sudah mendaftarkan, sehingga sinyal radarnya langsung terlihat bila terjadi kecelakaan. Kalau kapal, masih sulit. Pelaku usaha pelayaran,  bisa langsung daftar,” jelasnya, Sabtu (23/2).
Putu Arga Surjawadidi mengatakan, radio beacon ini sangat penting, sebab ini merupakan salah satu sarana pendukung penunjang keselamtan dalam pelayaran, dimana jika terjadi sebuah kecelakaan di laut, radio beacon bisa langsung mengirim sinyal darurat yang dapat di tangkap oleh SAR Jayapura.
Untuk itu, radio beacon tersebut harus di registrasikan sebab jika tidak, maka sinyal darurat yang di kirim tidak akan terdeteksi di SAR Jayapura.
Di tambahkan, khusus untuk kapal-kapal yang ada di Jayapura dan sekitarnya, diakui masih banyak yang belum meregistrasikan radio beacon-nya, sehingga hal ini sangat di sayangkan, terlebih saat ini cuaca di laut Jayapura kurang bersahabat. (NDS)

Baca Juga:

Terlalu Banyak, Posko Pengungsian Banjir Bandang Sentani Dikurangi

Nethy Dharma Somba

Membangun Papua, Pemerintah Pusat Diminta Perhatikan Kearifan Lokal

Nethy Dharma Somba

Hilang Sejak Desember, Siswa Pendaki Gunung Ditemukan Tinggal Tulang

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment