Pospapua.com
Direktur RSUD Yowari, dr Petronela Marcia Risamasu. (foto: ari bagus poernomo)
Nusantara

Pasca Banjir Bandang, RSUD Yowari Kesulitan Air Bersih

Oleh: Ari Bagus Poernomo |

Pospapua.com, Jayapura – Direktur RSUD Yowari, Petronela Marcia Risamasu menyebutkan pasca banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Jayapura 16 Maret 2019 lalu, hingga kini RSUD Yowari masih kesulitan air bersih.

“Air, terutama untuk kebutuhan pelayanan ataupun kebutuhan pasien itu yang sulit didapatkan sampai sekarang, karena waktu itu kami juga terdampak saat bencana” kata Petronela saat di temui wartawan di Kantor Bupati Jayapura, Kamis (25/4).

Untuk mengatasi kesulitan air bersih, Petronela terpaksa harus membeli air dari luar. ‘’Ada tangki-tangki air yang masuk ke rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan air, karena kita tahu sendiri pastinya air ini akan dibutuhkan setiap saat,” tukasnya.

Dirinya mengungkapkan, pada masa tanggap darurat pihaknya mendapatkan bantuan air bersih.

“Dan pada masa transisi ini dengan bantuan dari BPBD kami sedang memperbaiki sumber air, selain itu perpipaannya juga kita perbaiki,” ujarnya.

Ditanyai soal dampak yang terjadi di RSUD Yowari saat bencana itu terjadi, Petronela menuturkan tidak ada dampak yang fisik yang secara spesifik kelihatan, tapi pada saat malam kejadian itu dampak psikologis bagi pasien dan perawat yang bertugas saat itu pasti ada.

‘’Karena hujan yang begitu deras dan kemudian gemuruh yang besar sempat menimbulkan kepanikan di malam kejadian dan pasien sempat diungsikan ke loby. Tetapi setelah suasana tenang di kembalikan lagi kemudian setelah itu tentunya penanganan korban pasca bencana yang kami tangani dan memberikan trauma healing kepada korban dan pasien sampai sekarang” pungkasnya. (nds)

Baca Juga:

Hari ini, 20 Jenazah Korban Banjir Bandang Dikubur Massal

Nethy Dharma Somba

Kematian 17 Warga di Bomela Yahukimo, Jangan Hanya Salahkan Dinas Kesehatan

Nethy Dharma Somba

Jembatan Kebanggaan Warga Jayapura Bernama Youtefa, Ini Manfaatnya!

Syaiful

Leave a Comment