Pospapua.com
Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari. (foto: Istimewa/ sumber: indonesiainside.id)
Politik

MK Mulai Sidangkan Sengketa PHPU Pileg

Oleh: Ahmad ZR |

Pospapua.com, Jakarta — Sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 untuk Legislatif mulai disidangkan di Mahkamah Konstitusi.

MK menerima 340 permohonan gugatan Pileg 2019. Dari jumlah itu, hanya 260 perkara yang teregistrasi, 250 gugatan Pileg, 10 gugatan DPD. Sidang pendahuluan gugatan Pileg dilaksanakan pada 9-11 Juli, sedangkan sidang putusan akan digelar pada 6-9 Agustus 2019

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy’ari mengatakan, sidang pendahuluan kali ini dibagi dalam tiga sidang panel. “Panel satu memeriksa tiga provinsi yaitu NTT, DKI Jakarta, dan Sulbar (Sulawesi Barat). NTT ada 6 pemohon partai dan DKI Jakarta ada 6 pemohon meliputi 5 partai dan 1 perorangan, adapun Sulbar ada 7 pemohon partai dan perkara yang diperiksa 19 perkara,” kata Hasyim di Gedung MK, Jakarta, Rabu (10/7).

Sementara, panel dua memeriksa 3 provinsi yaitu Jateng, Banten, dan Lampung. Jateng ada 9 pemohon meliputi 7 partai, dan 2 perorangan, dan; Banten ada 9 pemohon partai. “Untuk Lampung ada 3 pemohon partai dan perkara yang diperiksa 21 perkara,” katanya.

Adapun panel tiga memeriksa 3 provinsi yaitu Sulsel, Sulut, dan Sulteng. Untuk Sulawesi Selatan ada 9 pemohon partai, dan; Sulawesi Utara ada 9 pemohon meliputi 7 pemohon partai dan 2 perorangan. Sementara, Sulteng ada 6 pemohon partai dengan perkara yang diperiksa 24 perkara.

“Dengan demikian hari ini KPU menghadapi Sidang Pendahuluan PHPU Pileg untuk pemeriksaan 9 Provinsi, 59 partai, dan 5 perorangan, tanpa perkara DPD, sehingga total menghadapi 64 perkara dalam sidang pemeriksaan pendahuluan hari kedua,” tuturnya. (AIJ/nds)

Baca Juga:

Tiga Daerah di Papua Rawan Konflik Pilkada 2020

Syaiful

Orde Baru Hadir untuk Mengoreksi Kekurangan Orde Lama

hamim

Anwar Ibrahim: Pemuda Mampu Pompa Semangat Perubahan

hamim

Leave a Comment