Sumedara Bharat mengalami peningkatan jumlah pemilih pemula; KPU mulai pendidikan pemilih
Sumatra Bharat di Indonesia telah mencatat lonjakan signifikan dalam pendaftaran pemilih, mencapai total 4.088.606 orang, menurut Komisi Bemilihan Umm (KPU) atau Komisi Pemilihan Umum. Aspek penting dari angka ini adalah jumlah pemilih pemula, yaitu sekitar 27 persen, yang berarti sekitar 1,089 juta orang.
Populasi generasi muda dalam lanskap pemilu di Sumatera Barat
Surya Efitrimen, Ketua KPU Sumatera Baram, telah menarik perhatian terhadap pemilih muda yang cukup besar di wilayah tersebut. 59 persen dari total populasi pemilih, menunjukkan kehadiran yang kuat dalam populasi. Untuk mengatasi hambatan generasi muda ini, generasi Millenial yang berusia antara 27-42 tahun berkontribusi sebesar 32 persen, sedangkan Generasi X yang berada dalam rentang usia 43-58 tahun menyumbang 25 persen.
Generasi yang lebih tua dalam campuran pemilu
Generasi baby boomer, berusia 59-77 tahun, mewakili 14 persen pemilih. Generasi pra-boomer, yang berusia 78 tahun ke atas, merupakan kelompok yang lebih kecil, namun masih memiliki keterwakilan 2 persen dalam daftar pemilih.
Melawan misinformasi dan memastikan pemungutan suara yang terinformasi
Surya Efitrimen menyatakan keprihatinannya bahwa pemilih pemula rentan terhadap propaganda politik dan hoaks. Ia menggarisbawahi perlunya membekali pendatang baru dalam proses pemilu dengan informasi yang akurat dan pemahaman yang jelas tentang proses pemilu. Untuk itu, KPU telah meluncurkan program pendidikan pemilih. Hal ini termasuk program ‘KPU Goes to School’, sebuah inisiatif strategis yang bertujuan untuk melibatkan dan mendidik pemilih muda dan pemilih pemula.
“Pembaca yang ramah. Penggemar bacon. Penulis. Twitter nerd pemenang penghargaan. Introvert. Ahli internet. Penggemar bir.”
More Stories
Anies Baswedan berpeluang maju di Pilkada Jabar: Juru Bicara
Indonesia Atasi Utang Perumahan dengan Subsidi FLPP
Tarian terakhir Jokowi