Pospapua.com
Lokasi longsor di eks Pasar Ampera Kota Jayapura. (Humas Polresta Jayapura)
Nusantara

Longsor di Kota Jayapura, 7 Orang Meninggal Dunia

Oleh: Dharma Somba |
 
Pospapua.com, Jayapura – Korban meninggal dunia akibat hujan deras di Jayapura dan sekitarnya tidak hanya menewaskan 61 orang di Kota Sentani tetapi juga menewaskan 7 warga di Kota Jayapura yang berjarak sekitar 45 kilometer dari Kota Sentani.
Korban merupakan satu keluarga yang rumahnya di eks Pasar Ampera, Distrik Jayapura Utara pada Minggu (17/3) pukul 00.15 Wit atau Minggu dinihari.
Kapolresta Jayapura AKBP Gustav Urbinas kepada wartawan menjelaskan, semua korban tertimbun longsor, karena tempat tinggal korban berada di bawah tebing sehingga saat terjadi longsor para korban tidak dapat menyelamatkan diri, terdapat tiga orang yang merupakan satu keluarga,’’ terangnya.
Ketujuh korban meninggal akibat longsor di eks Pasar Ampera Kota Jayapura adalah Muhammad (7) Bilkis (4) Zakir (9) Herawati (34) Salma (20) Chandar (20) Intan (20).
‘’Jenazah korban longsor akan dimakamkan di Pemakaman Umum Islam di Buper Waena dan akan ditangani Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura,’’ jelas Kapolres Gustav.
Kapolresta Jayapura AKBP Gustav Urbinas terlibat evakuasi jenazah korban longsor di eks Pasar Ampera. (Humas Polres Jayapura)
Selain meninggal dunia terdapat lima warga yang menjalani perawatan intensif di RS Marthen Indey karena luka-luka, yaitu Salma (58), Fira Yuniar (18) Buhera (62), Nur Fadia (28) dan Ardi (28).
Menurut Kapolres, saksi mata di tempat kejadian mengatakan, sebelum terjadi longsor terdengar bunyi gemuruh yang kuat sekali ketika turun hujan deras, dan saat itulah terjadi longsor.
Lokasi longsor, kata Gustav saat ini dilakukan pembenahan dan pembersihan, dan nantinya akan dikoodinasikan dengan Wali Kota Jayapura untuk dipertimbangkan lokasi tersebut dijadikan tempat tinggal karena letaknya di bawah tebing. (NDS)

Baca Juga:

Masyarakat Diajak Tingkatkan Konsumsi Pangan Lokal Papua

Nethy Dharma Somba

Sembilan Gempa Susulan Terdeteksi di Maluku

Syaiful

8.000 Anak Papua jadi Anak Asuh Capres Prabowo Subianto

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment