Pospapua.com
Nasional

Lompat ke Sungai, Pembunuh Polisi Meregang Nyawa

Oleh : Rio AP |

Pospapua.com, Palembang – Jon alias Jonhen (40), buronan pembunuhan seorang anggota polisi tewas tenggelam di sungai saat kabur setelah ditangkap petugas kepolisian. Pria 40 tahun ini melompat ke sungai dalam kondisi tangan terborgol.

Jon sempat dibawa ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang untuk keperluan visum. Sebelum kejadian itu, tim gabungan Polres OKI dan Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel mengendus keberadaan Jon di Kecamatan Way Bahoga, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Kamis (2/8).

Setelah menangkap buronan yang tercatat sebagai warga Desa Kalitawar Karangan, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Way Kanan ini, penyidik menginterogasi tersangka untuk menunjukkan keberadan komplotannya.

Pengakuan Jon mengarah pada tersangka lain berinisial IR dan SR. Tim gabungan pun dibagi dua kelompok untuk mengejar dua buronan itu. Sementara Jon dibawa bersama tim yang mengejar inisial SR di BK 16, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur.

Namun, di tengah perjalanan, mobil yang membawa Jon berhenti karena salah satu penyidik hendak buang air kecil. Mengetahui penyidik lengah, Jon mendorong penyidik dan melarikan diri dari mobil.

Dia nekat melompat ke sungai di bawah jembatan dalam kondisi tangan terborgol. “Setelah 15 menit penyidik mengejar tersangka ke arah bawah sungai, tidak terlihat, akhirnya jenazah Jon mengambang dalam kondisi tewas,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi di Palembang, Jumat (2/8).

Tersangka sempat dibawa ke rumah sakit terdekat. Tapi nyawanya sudah tidak tertolong hingga akhirnya dibawa ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang untuk keperluan visum.

Dia menambahkan, dari tangan tersangka penyidik menyita barang bukti senjata api rakitan serta tiga butir amunisi kaliber 9 milimeter. “Saat ini penyidik masih mengejar 5 buronan perampokan lainnya yang masih melarikan diri,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Aipda (Anumerta) Afrizal tewas ditembak kawanan perampok di rumah Kodri (40), pengusaha karet di Dusun V Desa Beringin Jaya pada Ahad (2/6) lalu. Sejumlah barang berharga digasak para perampok. Kodri ditembak di bagian paha kiri dan perut. Sementara Afrizal yang mengejar para tersangka, ditembak berkali-kali hingga tumbang.

Kemudian, para pelaku melarikan diri dan warga menghampiri Afrizal yang tertembak di bagian dada. Afrizal sempat dilarikan ke puskesmas terdekat, tapi nyawanya tidak tertolong. (Aza/RAP/INI Network/asi)

Baca Juga:

Gubernur Nurdin Abdullah Ekspose Komoditas Unggulan Sulsel di Belanda

Nethy Dharma Somba

900 Petugas Haji Digeser ke Arafah

Syaiful

Mendagri : Habibie, Sosok Pemikir, Pengayom dan Teladan Bangsa Indoensia

Syaiful

Leave a Comment