Pospapua.com
Nusantara

Lestarikan Budaya Membaca, TNI Sumbang Buku di Perbatasan

Oleh: Hasibuan Aman

266 examplar  buku diserahkan Komandan Pos Yetti Lettu Inf Herlansyah kepada SMPN di Kampung Yetti perbatasan RI-PNG untuk mendukung pelestarian budaya membaca.

Pospapua.com, Jayapura  Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Para Raider 328/ Dirgahayu yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG, memberikan sumbangan 266 buku pelajaran untuk pelajar SMP Negeri 7 Kampung Yetti,  Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (30/1).

Penyerahan bantuan 266 buku pelajaran itu dipimpin oleh Komandan Pos Yetti Satgas, Lettu Inf Herlansyah bersama personelnya. Bantuan buku tersebut diterima langsung Kepala Sekolah SMPN 7 Kampung Yetti, Sudiono, S.Pd.

Danpos Yonif PR 328/DGH Lettu Inf Herlansyah mengatakan, bantuan buku tersebut bertujuan untuk menumbuhkan budaya membaca bagi pelajar, terutama mereka yang di bangku sekolah SMP khususnya yang ada di Perbatasan RI-PNG, karena selama kesulitan mendapatkan buku.

“Kita dari TNI berupaya meningkatkan budaya membaca untuk terus dikembangan dan dilestarikan. Dengan harapan bahwa membaca dapat dijadikan kebiasaan dan kebutunan bagi anak-anak sekolah sebagai penerus generasi bangsa,” jelasnya.

Adapun buku yang disumbangkan oleh TNI ini  berupa buku pelajaran bagi sekolah diantaranya 102 buku Bahasa Inggris, 47 buku Matematika, 20 buku Bahasa Indonesia, 31 buku Geografi, dan 66 Alkitab. Pemberian bantuan buku ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun tokoh masyarakat dari Kampung Yetti.

Kepala Sekolah SMPN 7 Kampung Yetti, Sudiono menyampaikan terima kasih kepada TNI yang telah membantu sekolahnya buku, sehingga ini bisa menumbuhkan minat baca di sekolah jauh di perbatasan.

‘’Kami berharap TNI juga bisa mengajarkan materi kedisiplinan seperti latihan PBB, pramuka serta wawasan kebangsaan di sekolah ini. Kita menginginkan Personel Satgas menumbuhkan minat baca kepada siswa dan juga melatih kedisiplinan serta pembentukkan karakter seperti PBB dan Pramuka,” ujarnya. 

Kata Sudiono buku yang disumbangkan ini mengurangi pembelian buku bagi siswa dan juga menumbuhkan minat baca siswa. ‘’Kebiasaan membaca ini harus dilatihkan sejak usia dini karena membaca merupakan jendele dunia,” imbuhnya. (NDS) 

Baca Juga:

Ombudsman Minta Airline tidak Naikkan Harga Tiket

Nethy Dharma Somba

Pencarian Helikopter TNI M1-17 Fokus di Gunung Aprok, Oksibil Papua

Nethy Dharma Somba

Anjing Pelacak Temukan 15 Jenazah Korban Banjir Bandang

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment