Pospapua.com
Peduli kepada penderita HIV/AIDS. Foto: Istimewa
Humaniora News

KPAI Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi HIV/AIDS

Oleh: Suandri Ansah

KPAI mendorong pemerintah mengevaluasi sosialisasi HIV/AIDS pada lapisan masyarakat

pospapua.com, Jakarta — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta pemerintah menggencarkan sosialisasi bahaya dan penularan HIV/ AIDS.

Dorongan ini disampaikan berkaitan dengan penolakan wali murid terhadap 14 siswa di Solo, Jawa tengah karena mengidap HIV/AIDS.

KPAI mendorong pemerintah mengevaluasi sosialisasi terhadap penyakit ini pada lapisan masyarakat karena penolakan yang terus terjadi dan menimpa anak-anak sehingga mereka kehilangan hak atas pendidikan

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengatakan, penolakan tersebut terjadi karena ketidaktahuan orang tua mengenai apa, dan bagaimana menyikapi Anak dengan HIV/ AIDS (ADHA).

“Pengetahuan minim itu berawal dari sosialisasinya kurang. Nah ini kan juga koreksi buat negara untuk bikin, misal saya usulkan iklan layanan masyarakat seperti dulu ada (iklan layanan masyarakat) tentang epilepsi,” kata Retno di kantor KPAI, Jakarta Pusat, Jumat (15/2).

Di samping itu, Retno meminta pihak sekolah bertindak tegas menyikapi penolakan. Dia meminta agar sekokah tidak takut dengan ancaman penarikan anak untuk belajar di sekolah tersebut.

“Ini kan sekolah negeri ya, artinya pemerintah punya kewenangan penuh tetap menempatkan anak-anak (dengan HIV/AIDS) ini di sekolah itu,”

“Kalau pun terjadi penolakan dan mengancam anak-anaknya menarik dari sekolah itu ya biarkan saja, toh artinya anak anak ini ditempatkan di sana tidak membahayakan,” imbuhnya. (Kbb)

Baca Juga:

13 Wilayah Perairan Papua dan Papua Barat Rawan Tinggi Gelombang

Syaiful

Sambangi Tambak Lorok, Warga: Mbak Tutut Awet Muda

hamim

Lukas Awinam Barayap, Peraih Kalpataru 2019 dari Papua Barat

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment