Pospapua.com
Pemandangan Kota Jayapura dari ketinggian pada malam hari. (foto : istimewa)
Ekonomi Headline

Kota Jayapura Dikembangkan Jadi Kota Metropolitan, Semua Bakal Serba Canggih

Oleh : Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Jayapura – Kota Jayapura diwacanakan akan dikembangkan menjadi Kota Metropolitan setelah pelaksanaan PON 2020 mendatang. Pengembangan ini dilakukan melalui pembangunan sejumlah fasilitas modern dan canggih di Ibu Kota Provinsi Papua.

Gubernur Papua Lukas Enembe dalam pernyataannya mengatakan, pengembangan Kota Jayapura menjadi Kota Metropolitan diawali dengan keberadaan Gedung II DPRP Papua. Terbuka jalan lingkar ring road Jayapura juga menandai pengembangan kota menjadi maju.

Pengembangan Kota Metropolitan juga didukung dengan Jembatan Merah yang menghubungkan wilayah Distrik Jayapura Selatan dan Distrik Muara Tami serta akses menuju Perbatasan Indonesia – Papua Nugini.

“Setelah PON, kita bangun by pass juga, perencanaan sudah ada, setelah PON mulai kerja. Hal ini sudah saya sampaikan ke Presiden Joko widodo,” kata gubernur dua periode ini, Kamis (1/8) kemarin.

Jalan lingkar ring road Jayapura dan jembatan merah, infrastruktur penunjang Kota Metropolitan. (foto : Istimewa)

Selain mengembangkan Kota Jayapura, Lukas Enembe juga berkeinginan merancang Jembatan Merah sebagai destinasi wisata para wisatawan.  Misalnya, dengan mamasang lampu hias yang menampilkan gambar burung cendrawasih.

“Kita rancang juga di jembatan merah itu luar biasa nanti, semua wisata bisa datang ke situ, di bawah atau di atas. Di atas ada lampu hias yang menampilkan gambar Burung Cendrawasih, kami akan beli dari Korea,”  bebernya.

Lukas pun meminta kepada warga Ibu Kota Jayapura agar menjaga kebersihan di lingkungan sekitar. Salah satunya, tidak membuang ludah pinang maupun sampah sembarangan.

“Kalau kota ini sudah kita buat canggih dan indah, jangan lagi ada masyarakat yang buang sampah atau ludah sembarangan, tidak boleh bikin kotor. Kebiasaan budaya kita yang tidak bagus ini tidak boleh,” pesannya.

Sistem retribusi modern yang diterapkan di salah satu pusat pertokoan di Kota Jayapura. (foto : Achmad Syaiful)

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas menyebut akan menempatkan 150 kamera pengawas (CCTV) di berbagai sudut di Kota Jayapura, termasuk daerah rawan kriminalitas dan penyelundupan barang ilegal.

Pemasangan kamera pengawas ini salah satu langkah mendukung program Pemerintah Kota Jayapura menuju Smart City. “Gagasan ini merupakan salah satu langkah untuk mempermudah penyelidikan dan pengawasan aktifitas masyarakat,” kata mantan Kapolres Jayapura ini. (asi)

Baca Juga:

Hasil Jual Teh di WTE 2019, Potensi Transaksi Indonesia US $ 529 ribu

Nethy Dharma Somba

Terkait Impor Beras, Jokowi Punya Celah untuk Dikritik

hamim

Jokowi Prioritaskan Pembangunan SDM

Syaiful

Leave a Comment