Pospapua.com
Spotify merilis versi yang lebih ringan, yakni 'Spotify Lite'. Foto: instagram @algomasqueautos
Lifestyle

Kelebihan dan Kekurangan Spotify Lite

Oleh: Anisa Tri Kusuma |

Selain ukuran aplikasi yang lebih kecil, apa saja perbedaan Spotify Lite dengan Spotify versi standar?

Pospapua.com, Jakarta Setelah memperkenalkannya pada Juli tahun 2018 lalu, Spotify akhirnya telah merilis versi ringan, ‘Spotify Lite’ di Indonesia. Meski masih dalam versi Beta, pengguna smartphone Android sudah bisa menggunakannya dengan mengunduhnya melalui Google Play Store. Spotify Lite, versi “ringan” memang didesain sedemikian rupa untuk menghemat konsumsi data dan ruang penyimpanan. Aplikasi ini memiliki banyak perbedaan dibandingkan Spotify reguler.

Aplikasi untuk mengakses layanan music-streaming Spotify ini diklaim lebih ramah untuk smartphone keluaran lama, karena hanya berukuran 15 MB atau sekitar 50 persen lebih kecil ketimbang aplikasi Spotify reguler. Ada satu keunggulan Spotify Lite yang nggak bisa ditemukan pada Spotify versi standar, yaitu fitur untuk membatasi penggunaan kuota data internet perbulan.

https://www.instagram.com/p/BkyB6k8hdH1/?utm_source=ig_web_copy_link

Pada Spotify Lite, pengguna bisa mengatur batas maksimum kuota yang digunakan untuk streaming musik setiap bulan. Spotify Lite menyediakan 6 pilihan batas maksimal, yaitu 250 MB, 500 MB, 750 MB, 1 GB, 2 GB dan 3 GB setiap bulan. Dengan begitu, pengguna bisa lebih leluasa mengalokasikan kuota yang dimiliki untuk digunakan mendengarkan musik secara streaming lewat Spotify Lite, tanpa khawatir menggunakan data terlalu besar.

Menurut halaman resmi Spotify, ada beberapa fitur yang absen dari Spotify Lite. Hal tersebut sebagai konsekuensi demi membuat ukuran aplikasi jadi lebih kecil dan ringan. Misalnya, opsi “offline mode” yang memungkinkan pengguna mendengarkan lagu tanpa internet setelah men-download terlebih dulu ketika tersambung Wi-Fi. Fitur ini tidak tersedia pada Spotify Lite, sehingga pengguna harus menggunakan kuota data seluler jika ingin menggunakan aplikasi versi ringan tersebut.

“Spotify Connect” juga tak tersedia pada versi Lite. Fitur ini berfungsi agar pengguna bisa menyambungkan akses playback dari smartphone ke laptop atau speaker, sehingga lebih fleksibel. Pengaturan kualitas audio, yakni “Low”, “Medium”, dan “High” juga nggak ada pada Spotify Lite. Hanya ada audio berkualitas standar.

Fitur berikutnya yang absen pada Spotify Lite adalah Podcast. Dalam Spotify Lite, Pengguna tidak akan menemukan konten-konten Podcast, sehingga aplikasi ini hanya berfungi untuk mendengarkan musik saja.

Bagaimana dengan biaya berlangganan? Menurut laman Spotify, tak ada yang berbeda. Baik Spotify reguler maupun Lite memiliki tarif sama, mulai Rp4.990 per hari. Secara umum, bagi pengguna dengan smartphone berspesifikasi rendah atau kuota data terbatas, dapat memilih Spotify Lite. Namun, bagi yang mengutamakan kualitas audio dan fitur yang lengkap, Spotify reguler adalah opsi yang tepat. (*/Dry/INI-Network)

Baca Juga:

Kisah Aysa – Rafitri, Dua Putri Palangka Raya Peraih Mendali Emas Ajang WICO

Syaiful

Teaser Film Susi Susanti, Memori Kemenangan Sang Legenda Bulu Tangkis Dunia

hamim

5 Minuman Segar Pelepas Dahaga Khas Solo

hamim

Leave a Comment