Pospapua.com
Barang bukti ijazah palsu dan sejumlah uang. (Foto: Hasibua Aman)
Nusantara

Kasus Ijazah Palsu, 10 ASN jadi Korban Penipuan

Oleh: Hasibuan Aman |

Pospapua.com, Jayapura- 10 ASN (Aparat Sipil Negara) yang tersebar di berbagai daerah di Papua, menjadi korban penipuan ijazah palsu oleh dua orang tersangka LSW (39) dan PW (59) yang saat ini ditahan Polres Jayapura.

LSW dan PW diciduk  Polisi di BTN Puskopad  Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Terungkapnya 10 ASN pengguna ijazah palsu ini berdasarkan pengakuan kedua tersangka kepada penyidik di Polres Jayapura. 

‘’Pengungkapan pelaku pembuatan ijazah palsu ini berkat informasi yang sebelumnya kami dapat pada 10 Februari 2019. Berdasarkan hal tersebut anggota berhasil menangkap 2 orang pelaku masing-masing seorang pria berinisial LSW (39) dan seorang wanita berinisial PW (59) di BTN Puskopad Sentani,’’ ujar Wakapolres Jayapura Kompol  Iip Syarif Hidayat didampingi Kasat Reskrim Iptu Oscar F Rahadian, Kamis (4/4)

Wakapolres Jayapura menjelaskan, peran dari keduanya yakni LSW (39) yang membuat ijazah, sedangkan PW (59) bertugas mencari orang untuk dibuatkan ijazahnya.  “Berdasarkan dari keterangan kedua tersangka dan setelah kami selidiki ternyata ada 10 orang yang telah memakai jasa mereka,” katanya.

Menurut dia, bahwa 10 orang yang menggunakan ijazah palsu tersebut sudah terdaftar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di beberapa Kabupaten / Kota di Papua.  Untuk itu, Polres Jayapura akan melakukan pemanggilan terhadap 10 orang tersebut dan pemeriksaan terkait ijazah yang dimiliki.

‘’Apabila ke 10 orang ASN ini terbukti mempergunakan ijazah palsu maka akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Wakapolres menambahkan, kedua pelaku saat ini  telah ditahan di rutan Mapolres Jayapura untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Bahkan saat ini prosesnya sudah tahap I atau pengiriman berkas ke Kejaksaan.

Keduanya kami jerat dengan pasal 68 ayat 1 UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional atau kedua pasal 263 ayat (I) KUHP JO pasal 55 ayat (I) KUHP dengan ancaman hukuman 6 Tahun penjara dan denda Rp. 500.000.000. (NDS) 

Baca Juga:

Longsor di Kota Jayapura, 7 Orang Meninggal Dunia

Nethy Dharma Somba

Puluhan Potensi SAR Jayapura Ikut Pelatihan Teknik Pertolongan di Ketinggian

Nethy Dharma Somba

LPP RI dan Pendengar Setianya Berikan Bantuan bagi Korban Banjir Bandang

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment