Pospapua.com
Miftachul Ulum, sopir freelance terdakwa kasus penjualan sabu. (foto : istimewa)
Hukum & Kriminal

Jual Sabu, Sopir Freelance Dipenjara 11 Tahun  

Oleh: Ari  |

Pospapua.com, Denpasar – Seorang sopir freelance bernama Miftachul Ulum divonis 11 tahun penjara oleh Hakim Pengadilan Negeri Denpasar Gde Ginarsa, karena terbukti menjual sabu-sabu.

Atas putusan itu, terdakwa hanya bisa tertunduk. “Mengadili terdakwa bersalah memiliki dan menyediakan sabu sebanyak sebanyak 9 paket, dengan berat keseluruhan 72,58 gram netto. Perbuatan terdakwa telah melawan hukum sebagaimana disebutkan dalam Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik,” kata Hakim Gde Ginarsa.

Majelis hakim menjatuhkan hukuman 11 tahun, serta pidana denda Rp 1 miliar subsidair tiga bulan penjara.  Terhadap putusan ini, terdakwa yang didampingi penasehat hukum dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar, menyatakan menerima.

Perkara ini bermula pada bulan Maret 2019 terdakwa dihubungi oleh Dede, menawarkan pekerjaan menjual sabu-sabu.  Terdakwa ditugasi mengambil sabu-sabu oleh Dede di suatu tempat untuk kemudian di pecah menjari beberapa paket sesuai perintah Dede.

Atas jasanya terdakwa diberi upah Rp 50 ribu. Terdakwa terlena dengan bisnis ini hingga ditangkap saat keluar dari kosnya dengan barang bukti sabu-sabu. Total 9 paket sabu-sabu dengan berat keseluruhan 72,58 gram diamankan pihak berwajib. (Ari/Asi/INI Network)

Baca Juga:

Kapolda : 13 SSK Masih Diperbantukan di Papua Barat

Syaiful

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 25 Kg Sabu dari Malaysia

Syaiful

Peradi Dampingi 27 Tersangka Rusuh Jayapura

Syaiful

Leave a Comment