Pospapua.com
Sejumlah komoditas bahan pangan di Pasar Youtefa Abepura. (foto : faisal narwawan)
Ekonomi

Jelang Lebaran Harga Cabai di Jayapura Merangkak Naik

Oleh : Faisal Narwawan |

Pospapua.com, Jayapura – Jelang Idul Fitri 1440 H/2019 harga sejumlah kebutuhan bahan pangan termasuk cabai rawit kembali naik.

Cabai rawit  saat ini, Kamis (30/5)  dijual Rp 100 ribu hingga Rp 105 ribu /kg. Harga cabai di momen ramadhan 2019 ini pernah tembus Rp 120 ribu/kg. Cabai rawit sempat turun hingga Rp 60 ribu/kg.

Kenaikan tersebut  dinilai masih dalam batas wajar. Pasalnya harga tersebut bisa dikatakan menurun jika dibandingkan dengan harga awal ramadhan.

Selain cabai rawit, cabai keriting dan cabai merah besar juga terpantau masih mahal.

Di Pasar Youtefa cabai keriting dijual pedagang rata-rata  Rp 60 ribu, sementara cabai merah besar Rp 80 ribu.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Joko Supratikto sebelumnya mengakui harga sejumlah komoditas seperti cabai merah  masih cukup mahal.

Pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Papua telah melakukan sidak di sejumlah pasar modern dan tradisional di Kota Jayapura.

Pasokan cabai diakui Joko masih disuplai dari Makassar, hal ini dilakukan setelah pasokan cabai dari Koya dan Arso menurun.

“Libur cukup panjang memasuki Idul Fitri 2019, kami sudah melakukan peninjauan di pasar memang ada kenaikan untuk cabai tapi komoditas lain masih aman dan normal,” ungkap Joko.

Namun menurutnya naiknya harga komoditas cabai baik yang cabai merah maupun cabai rawit tak terlalu mengkhawatirkan.

“Cabai kan bisa ada penggantinya, ada sambal botol, atau cabai kering jadi ini bisa dikendalikan,” tambah Joko.

Pihaknya bersama tim inflasi daerah dan satgas Pangan akan berkoordinasi untuk mengatasi kenaikan tersebut.

“Kami akan berkoordinasi jika memang harus ditambah stoknya ya pastinya akan dilakukan, intinya distributor jangan naikan harga karena datangkan stok dari Makassar, ” tandasnya.

Sebelumnya, BI Papua telah melakukan intervensi pasar dengan menggelar pasar murah di sejumlah titik yang ada di Kota Jayapura, hal ini dinilai mampu menekan inflasi di bulan puasa ini.

 

Baca Juga:

Papua akan Alami Inflasi Tinggi Mei dan Juni 2019

Nethy Dharma Somba

Menkeu Akui Gejolak Ekonomi di Akhir 2018

Firman

Sandiaga: Setiap Anak Tanggung Beban Utang Negara Rp 13 Juta

Firman

Leave a Comment