Pospapua.com
Situasi di Jalan Ahmad Yani, Kota Jayapura, tampak sepi. (foto : Achmad Syaiful)
News

Isu Hoaks Aksi Protes Susulan “Serang” Jayapura, 500 Aparat Bersiaga

Oleh : Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Jayapura –  Warga Kota Jayapura diresahkan dengan isu aksi demonstrasi protes rasisme susulan di Jayapura yang menyebar sejak Kamis (22/8) malam. Isu ini menyebabkan sejumlah sekolah terpaksa memulangkan siswanya lebih awal.

Ratusan personel aparat gabungan TNI dan Polri disiagakan untuk mengantisipasi isu tersebut. Mereka disiagakan di tiga titik rawan yang disinyalir menjadi kosentrasi massa. Ketiga titik dimaksud meliputi Expo Waena, Perumnas III Waena, dan Taman Imbi, Kota Jayapura.

Berdasarkan pantauan di sejumlah titik, arus lalu lintas di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Samratulangi, Kota Jayapura, lancar pada pukul 12.00 WIT. Arus kendaraan memang tidak sepadat biasanya. Sementara di ruas Jalan Raya Abepura-Entrop, arus lalu lintas tampak sepi.  Kondisi ini diduga dipicu dengan isu hoaks aksi protes susulan di Jayapura, pada Jumat (23/8).

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas saat dikonfirmasi, Jumat (23/8) memastikan isu aksi protes susulan yang disebar oleh oknum masyarakat tidak bertanggung jawab adalah hoaks. Dia meminta masyarakat beraktivitas seperti biasa.

“Situasi kamtibmas Kota Jayapura aman dan kondusif. Masyarakat silahkan beraktivitas seperti biasa,” pesan Gustav.

Mantan Kapolres Jayapura ini mengimbau masyarakat tidak percaya berita maupun isu-isu yang tidak benar atau tidak dapat dipertanggung jawabkan. “Mari kita bersama-sama menjaga kamtibmas di Kota Jayapura aman, aman dan tentram,” tegasnya.

Situasi sepi di Expo Waena, Kota Jayapura yang disinyalir menjadi ttik kosentrasi massa. (foto : istimewa)

Kasubag Humas Polres Jayapura, Iptu Jahja Rumra saat ditemui di Mapolresta, Jumat (23/8) menegaskan, 500 personel gabungan masih melakukan antisipasi di sejumlah titik yang disinyalir akan menjadi kosentrasi massa.

Ratusan personel ini merupakan gabungan TNI dan Polri, termasuk anggota Brigade Mobile (Brimob). “Mereka masih di lapangan untuk mengantsipasi isu aksi protes susulan ini. Namun kami pastikan itu itu adalah hoaks,” katanya.

Dia menduga aksi hoaks protes susulan disebar oleh pihak tak bertanggung jawab untuk membangun opini masyarakat. Isu itu juga ditujukan untuk membuat masyarakat resah. “Itu tujuan mereka, jadi masyarakat jangan terhasut,” ujarnya.

Jahja membenarkan kebijakan sejumlah sekolah di Kota Jayapura yang memulangkan siswanya lebih awal. “Memang benar banyak siswa yang dipulangkah lebih awal, rata-rata mereka khawatir dengan isu tersebut,” tambahnya.(Asi)

Baca Juga:

Din Serukan Warga Muhammadiyah Pilih Capres yang Bela Umat

hamim

Malam ini, Patroli Skala Besar di Jayapura Redam Konflik Meluas

Syaiful

Dua Inggris Luka Parah Dalam Serangan Di Suriah

Firman

Leave a Comment