Pospapua.com
Jenazah Rusli saat dievakusi dari saluran air Jalan Alternative Perumnas IV, Kota Jayapura. (foto : dok Humas Polresta)
Hukum & Kriminal

Guru SMK Jadi Korban Pembunuhan Berencana, Kapolresta Beber Kejanggalannya

Oleh  : Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Jayapura –  Rusli, guru salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diduga menjadi korban pembunuhan berencana. Jasad pria berusia 56 tahun lantas dibuang di Jalan Alternatif Perumnas IV, Distrik Heram, Kota Jayapura hingga ditemukan membusuk pada Rabu (13/8) lalu.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas dalam keterangan persnya di Mapolres Jayapura Kota, Sabtu (17/8) mengungkapkan, dugaan pembunuhan berencana ini menyusul temuan kejanggalan atas kematian Rusli.

“Awalnya kami mengira, Rusli korban begal sepeda motor sebab sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi DD 6051 KV miliknya hilang. Indikasi kuat lainnya korban ditemukan dengan mengenakan helm,” beber Gustav.

Dugaan pembunuhan berencana terhadap Rusli bermula dari luka bekas tusukan benda tajam pada bagian perut yang dinilai rapi. Luka itu, menurut dia, bukan disebabkan dari tindakan spontanitas seperti tusukan para pelaku pencurian dengan kekerasan (curas).

“Luka itu sangat rapi, satu tusukan tetapi mematikan. Sementara pelaku curas biasanya tidak beraturan karena dilakukan secara spontanitas yang biasanya mengunakan parang atau sejenisnya,” ungkap mantan Kapolres Jayapura ini.

Dari hasil analisa, Polres Jayapura Kota juga mengindikasi lokasi pembunuhan Rusli bukan di Jalan Alternatif Perumnas IV, Kota Jayapura. “Diduga Rusli dieksekusi di tempat lain, lalu tubuhnya dibuang di Perumnas IV. Kami segera menemukan pelakunya,” tegasnya.

Dia menyebut akan mendalami keluarga Rusli untuk mengungkap kasus  pembunuhan tersebut. Polres Jayapura Kota pun telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) baik siang hari maupun pagi hari.

“Kami janggal karena Rusli ini hilang 3 hari, namun tidak dicari oleh keluarganya. Ini aneh dan memang kalau eksekutor bisa dilakukan orang lain tetapi paling tidak ada indikasi keterlibatan orang dekat,” ujarnya.

Polres Jayapura Kota telah mendapatkan sejumlah saksi yang melihat kendaraan berhenti di sekitar lokasi penemuan mayat Rusli, pada Minggu (11/8) malam.  “Kami ada saksi yang melihat kendaran berhenti pada malam hari yang diduga tengah membuang jenazah Rusli,” bebernya.

Sebelumnya, Rusli, guru salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ditemukan membusuk di Jalan Alternatif Perumnas IV, Distrik Heram, Kota Jayapura, Rabu (14/8) pagi pukul 10.00 WIT.  Rusli diduga menjadi korban begal sepeda motor. (asi)

Baca Juga:

Berbekal Seragam Jaksa, Pria Ini Kelabui Aparat Keamanan di Jayapura

Syaiful

Pascarusuh, Polisi Pantau Ribuan Akun Provokatif Soal Papua

Syaiful

Kronologi Kematian dr Soeko, Terjebak Massa hingga Dibacok dan Diduga Dibakar

Syaiful

Leave a Comment