Pospapua.com
Pelaksana harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo. (foto: Indonesia Inside/Rudi Hasan)
Nusantara

Gempa di Halmahera Selatan, 4 Orang Tewas Tertimpa Reruntuhan Rumah

Oleh: Rudi Hasan

Indonesiainside.id, Jakarta — Gempa 7,2 SR di Halmahera yang terjadi Minggu 14 Juli 2019 menurut data yang dirilis BNPB , menewaskan 4 orang karena tertimpa reruntuhan rumah.

“Jumlahnya ada empat orang meninggal untuk di Halmahera,” kata Pelaksana harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo, di Jakarta, Selasa (16/7).

Dia menjelaskan, empat orang yang meninggal itu berasal dari wilayah yang berbeda. Tiga di antaranya tercatat sebagai penduduk Gane Timur Selatan, Halmahera Selatan, dan; satu orang lagi adalah warga Gane Barat Selatan, Halmahera Selatan.

Selain menyebabkan korban jiwa, gempa tersebut juga menimbulkan korban luka. BNPB mencatat ada 51 orang yang terluka akibat gempa, dan dua di antaranya mengalami luka berat.

Data terbaru juga mengungkap ada 3.104 pengungsi, dari sebelumnya di kisaran 2.000 pengungsi. Mereka tersebar di 15 titik pengungsian. Selain itu, sebanyak 971 bangunan dinyatakan rusak berat.

Di antaranya berupa tujuh fasilitas pendidikan, tiga fasilitas ibadah, dan satu unit fasilitas kesehatan yang bernasib serupa. Selain meluluhlantakkan bangunan, gempa juga merusak tiga jembatan di Halmahera Selatan.

“Kerusakan yang paling berat ada di Pulau Halmaheranya. Kemudian yang sebelah kirinya itu Pulau Bacan juga pusat pemerintahan di sana. Di Labuha juga mengalami banyak kerusakan, banyak pengungsinya di sana,” ungkap Agus. (AIJ/nds)

Baca Juga:

Komunitas Sopir Angkot Deklarasi Anti Pungli dan Hoax

Nethy Dharma Somba

Lanud Silas Papare Latih Masyarakat Bambar Bercocok Tanam

Nethy Dharma Somba

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kembangkan K13

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment