Pospapua.com
Empat anggota OPM menyatakan diri bergabung dengan NKRI dan menyerahkan satu pucuk senjata rakitan yang diterima Danrem 172/PWY Kol Inf Binsar Sianipar disaksikan Wakil Walikota Jayapura H Rustan Saru (kemeja putih). (Hasibuan Aman)
Nusantara

Empat Anggota OPM Gabung ke Indonesia

Oleh : Hasibuan Aman

Melalui kesadaran sendiri, empat anggota OPM yang selama ini bergerilya di hutan di wilayah perbatasan RI-PNG, bersama Mathias Wenda sebagai pimpinannya, menyerahkan diri kepada TNI dan menyatakan diri bergabung dengan NKRI. 

Pospapua.com, Jayapura– Setelah bertahun-tahun mengembara di hutan bersama kelompok OPM yang berjuang memisahkan diri dari NKRI,  empat orang anak buah Mathias Wenda menyatakan diri bergabung dengan NKRI. 

Penyerahan diri berlangsung di Pos Skouw Satgas Pamtas RI-Papua New Guinea (PNG) terdiri dari tiga orang pria dan 1 orang perempuan.

Dihadapkan Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf Binsar Sianipar didampingi Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru, dan Dansatgas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari dan Kepala Pos Administrasi Perbatasan Skouw RI-PNG Yan Numberi, ke empat mantan OPM ini menyatakan berhenti angkat senjata dan bergabung kembali ke Indonesia, keempat identitas anggota OPM yang menyerah tersebut sengaja di rahasiakan.

Pernyataan menyerahkan diri disertai penyerahan 1 buah pucuk senjata rakitan yang diterima Danrem Binsar Sianipar.

Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf Binsar Sianipar menjelaskan dari keempat anggota OPM ini satu diantaranya merupakan pejabat yang berada langsung dibawah komando Mathias Wenda. Bahkan mereka pernah terlibat dalam sejumlah aksi penyerangan di wilayah perbatasan RI- PNG, salah satunya penyerangan dan penyanderaan warga pada 2014 lalu yang menewaskan seorang warga sipil.

‘’Ini bagi kita hal yang sangat luar biasa. Sebab mereka bukanlah orang asing tapi Warga Negara Indonesia (WNI) yang dulu memiliki pemahaman yang berbeda. Hari ini mereka datang ke Indonesia dengan kesadaran mereka. Kita fasilitasi mereka selamat  kembali menjadi WNI,’’ ujar Danrem Sianipar.

Dikatakan Danrem, TNI melalui Program operasi “Cinta Kasih”, memberikan pelayanan ke masyarakat sehingga semua persoalan bisa diselesaikan dengan metode cinta kasih.

‘’Yang terpenting mereka mau kembali, membangun komitmen untuk membangun Indonesia khususnya Papua. Selama ini mereka mau kembali, tapi tidak ada yang fasilitasi,” ujar ungkap Danrem.

Disebutkan, saat ini masih terdapat seribuan anggota kelompok TPN/OPM yang tinggal di sejumlah wilayah di PNG. ‘’Kita berharap mereka ikut kembali dan pemerintah bisa membantu menyediakan tempat tinggal dan menyiapkan lapangan pekerjaan, ketrampilan buat mereka. Kita akan membantu memfasilitasi berkomunikasi dengan aparat satuan kewilayahan dan juiga stake holder,” katanya.

Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru menyampaikan apresiasi kepada TNI yang telah memfasilitasi kembalinya anggota kelompok OPM ini ke Indonesia.

‘’Kita dari pemerintah Kota Jayapura akan lakukan terus pembinaan, perhatian, pendampingan termasuk pengawasan yang wajar dan manusiawi sehingga mereka bisa hidup layak,” katanya. (NDS)

Baca Juga:

Lagi, Gempabumi Guncang Papua

Nethy Dharma Somba

Antisipasi Perusuh, Polda Terjunkan Tim Patroli Motor di Wamena

Syaiful

Di Oksibil Papua, Satgas Pamtas Belajar Merajut Noken

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment