Pospapua.com
Danrem 172/PWY Kol Inf J Sianipar (kiri) bersama Dan Lanud Silas Papare Jayapura Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso (tengah) saat menghadiri upacara pembukaan TMMD 104 di Kampung Yuwainda, Waris, Keerom. (Ari Bagus Poernomo)
Nusantara

Dukung TMMD, Pemkab Keerom Alokasikan Dana Rp 1,4 Miliar

Oleh: Ari Bagus Poernomo 

TMMD 104 yang berpusat di Kampung Yuwainda, Waris, Papua, sudah sesuai nawacita membangun Indonesia dari pinggiran. 

Pospapua.com, Keerom – Demi mendukung dan mensukseskan pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan di Kampung Yuwainda, Distrik Waris, Pemerintah Kabupaten Keerom mengalokasikan dana sebesar Rp 1,4 miliar untuk membantu Kodim 1701/Jayapura mensukseskan program tersebut.

“Rp 1,4 miliar lebih, karena inikan dikerjakan gotong royong jadi sudah sepatutnya kami juga turut membantu. Kami berterimakasih kepada Danrem 172/PWY dan Dandim yang  bersedia melaksanakan TMMD ini disini. Giat ini adalah salah satu bentuk kemanunggalan TNI dengan daerah perbatasan,’’ terang Bupati Keerom, Muhammad Markum kepada wartawan usai upacara pembukaan TMMD di Kampung Yuwainda, Waris, Selasa (26/2).

Upacara pembukaan TMMD 104 menurut Bupati Markum terasa istimewa karena dihadiri Dan Lanud Silas Papare Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso, yang merupakan kehadiran pertama kalinya seorang Dan Lanud di acara tersebut. ‘’Ini sangat luar biasa. Saya disini 36 tahun baru kali ini Danlanud bisa hadir di perbatasan ini,’’ kata Bupati Markum.

TMMD 104 yang dipusatkan di Kampung Yuwainda akan membangun 10 unit rumah type 36. 150 prajurit TNI  dilibatkan dalam kegiatan tersebut, selain membangun rumah, mereka juga akan memberikan wawasan kebangsaan, penyuluhan pertanian kepada anak-anak usia sekolah dan masyarakat setempat.

Danrem 172/PWY, Kolonel Inf J Binsar P Sianipar mengungkapkan pemilihan Kampung Yuwainda sebagai tempat pelaksanaan TMMD 104 ini karena kampung ini berada di wilayah perbatasan negara RI – PNG.

‘’Jadi perlu kita membangun, seperti Nawacita ya membangun Indonesia dari pinggiran dan ini sudah tepat. Kita membangun dari  Distrik Waris ini sehingga nanti bisa terlihat oleh masyarakat bagaimana perbedaan pembangunan yang ada disebelah (Papua Nugini),’’ ungkap Danrem.

Kampung Yuwainda kampung induk yang ada di Distrik Waris sehingga pembangunan di kampung tersebut dinilai sangat perlu dilakukan.

‘’Ini juga bertujuan untuk membangun kecintaan masyarakat disini terhadap Indonesia dengan adanya pembangunan yang kita lakukan hari ini,’’ jelasnya.

TMMD ke 104 akan berlangsung selama 30 hari. (NDS) 

 

Baca Juga:

Majukan Pendidikan, Lanud Silas Papare Programkan Bangun Gedung Sekolah

Nethy Dharma Somba

Satu lagi Jenazah Korban Banjir Bandang Berhasil Diidentifikasi

Nethy Dharma Somba

Warga Puncak Jaya Diminta Tak Terprovokasi Isu Pengungsian

Syaiful

Leave a Comment