Pospapua.com
DuitHape. (foto: istimewa)
Ekonomi Kreatif

DuitHape Pembayaran Berbasis Android Sasar Masyarakat Ekonomi Menengah ke Bawah

Oleh: Suandri Ansah |

Pospapua.com, Jakarta — Perusahaan rintisan teknologi finansial, DuitHape sedang mencari pemodal untuk mengembangkan aplikasi, manajemen, dan program. Dana yang ditargetkan tahun ini sebesar 2 juta dolar AS atau Rp28,4 miliar (kurs Rp 14.200 per USD).;

Managing Director DuitHape, Sara Dhewanto mengatakan, dana itu rencananya akan dikumpulkan dengan skema investor equity atau yang dikenal equity crowdfunding. Dalam skema ini, pengusaha dapat menggalang dana tanpa terbebani agunan.

“Kami sedang mencari funding investor equity, funding targetnya sekitar 2 juta dolar,” kata Sara usai jumpa pers di Gedung Dompet Dhuafa, Jakarta Selatan, Rabu (26/6).

Sara menjelaskan, dana itu nantinya akan digunakan untuk pengembangan aplikasi dengan berbagai fitur, penciptaan program-program unggulan berbasis donasi, hingga perekrutan karyawan. Saat ini, katanya, perusahaan sedang memperluas jangakauan tim di lapangan.

“Ada bebrapa program, jadi ga hanya donasi zakat, qurban, tapi juga pmberdayaan petani. Salah satu kabupaten yang kerja sama dengan kami mereka punya 10 anggota, bahkan mereka juga kerja sama dengan koperasi yang punya 400 anggota,” kata Sara.

DuitHape adalah aplikasi pembayaran berbasis android untuk pengguna yang selama ini belum terlayani perbankan. DuitHape melayani transaksi pembayaran/transfer, pembelian pulsa, token, serta pembayaran tagihan.

Sara mengatakan, aplikasi ini pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan aplikasi pembayaran lain seperti Go-Pay dan Ovo. Namun yang membedakan adalah target pasar yang menyasar kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Perusahaan Sara setidaknya telah mengerjakan dua program. Di antaranya, subsidi LPG sebesar Rp 20 ribu sebanyak 2 kali kepada setiap anggota keluarga miskin, total sebanyak 4.400 keluarga.

Lalu, zakat fitrah digital telah tersalurkan sebanyak 3.500 pax dengan masing-masing Rp 100 ribu. Sedangkan yang paling dekat adalah kerja sama dengan Dompet Dhuafa untuk program kurban dengan menyalurkan sebanyak 25 ribu sapi. (*/Dry/nds)

Baca Juga:

Anyaman Ketak Lombok Karya Tradisional yang Masih Bertahan

Nethy Dharma Somba

Kitong Bisa dan IDH Ajak Anak Muda Papua Berbisnis Ramah lingkungan

Nethy Dharma Somba

Mengenal Istilah Unicorn Dalam Industri Startup

hamim

Leave a Comment