Pospapua.com
Para tersangka yang terseret dalam kasus narkoba jaringan internasional, Kamis (17/10). (Foto: Fichri Hakiim/Indonesiainside.id)
Hukum & Kriminal

Dua Warga Thailand Selundupkan Sabu di Organ Intim

Oleh : Fichri Hakiim |

Pospapua.com, Jakarta – Dua warga negara asing (WNA) asal Thailand, bernama Chingka Wandee (36) dan Changjit Jinatta (27), tertangkap menyelundupkan sabu di Terminal 3 kedatangan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (5/10).

Dari tangan keduanya, Petugas Dierktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengamankan 586 gram sabu yang disembunyikan dalam organ intim mereka.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar, membenarkan diamankannya kedua WNA atas upaya penyelundupan sabu ke Indonesia.

“Kedua barang haram tersebut disembunyikan di dalam kemaluan mereka,” ujarnya di Jakarta, Kamis (17/10).

Dari penelusuran sementara, sabu akan diambil oleh seseorang bernama Hendro alias Kebot. Setelah mendalami informasi tersebut, petugas kepolisian bergerak dan berhasil menangkap Kebot. “Modusnya sabu dimasukkan ke dalam tubuh para pelaku. Maaf, ada yang dimasukkan dan ditempelkan di bawah kelamin,” terangnya.

Krisno menuturkan, kedua tersangka mendapatkan sabu tersebut dari dua warga negara Thailand berinisial PUI dan JEIN, di Hotel Mensen, Thailand. “Dua WN Thailand yang kita amankan ini mengaku dijanjikan akan diberikan upah 30 ribu Bath. Namun keduanya baru menerima 4.500 Bath dan 5.000 Bath,” katanya.

Sementara itu, Polri juga tengah bekerjasama dengan kepolisian Thailand untuk memburu keduanya. “Kita telah mengamankan satu kurir yang siap mengambil sabu tersebut di salah satu hotel di kawasan Tomang, Jakarta Barat, Minggu (6/10),” jelasnya.

Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik lndonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Atas perbuatannya, para tersangka diancam hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup.

Dalam kasus ini, para tersangka diancam penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun, lalu pidana denda paling sedikit Rp 1 Miliar dan paling banyak Rp 10 Miliar. (PS/Asi/INI Network)

Baca Juga:

Petani asal Papua Nugini Gagal Selundupkan 3 Kg Ganja

Syaiful

Bawa Airsoft Gun dan Peluru, Dua Warga Tanah Merah Diamankan

Syaiful

Hamil 8 Bulan, Wanita Pekerja Seks Diracun Suami

Syaiful

Leave a Comment