Pospapua.com
Pemanjat Jembatan Youtefa tengah dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Jayapura Kota, Kamis (7/11). (foto: Humas Polresta)
Headline Hukum & Kriminal

Diperiksa Polisi, Pemanjat Jembatan Youtefa Mengaku Mabuk

Oleh: Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Jayapura- Pria pemanjat Jembatan Youtefa akhirnya memenuhi panggilan penyidik Satuan Reskrim Polres Jayapura Kota, atas aksi “gila” yang dinilai membahayakan keselamatannya, pada Ahad (3/11).

Kehadiran pria yang diketahui bernama Barens Gilbert Wanma alias Rio Wanma, warga Jalan Sabang Merauke Dok V Atas, Distrik Jayapura Utara, Kamis (7/11), ditemani ibunda. Salah seorang rekan Gilbert, Mambri Wanma ikut hadir menemaninya.

Kepada penyidik, Gilbert mengaku dalam pengaruh minuman beralkohol saat aksi panjat Jembatan Youtefa yang telah viral di media sosial. Dia pun menyesali tindakannya, serta berjanji tidak akan mengulanginya kembali.

”Saya tiba di jembatan Youtefa bersama empat orang teman, tidak lama kemudian saya memanjat Jembatan Youtefa dalam keadaan mabuk dengan tujuan untuk foto (swafoto). Saya menyesal,” tutur Gilbert.

Kapolres Kota Jayapura, AKBP Gustav R. Urbinas saa dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polresta, Iptu Jahja Rumra, mengatakan pemanggilan terhadap Barens Gilbert Wanma bertujuan untuk mengklarifikasi aksi nekat yang membahayakan keselamatannya.

“Yang bersangkutan sudah dimintai keterangan oleh penyidik perihal aksinya itu. Dia (Gilbert) mengaku hanya ingin mengabadikan momen di Jembatan Merah (Youtefa) tanpa memikirkan resiko. Dia juga mengaku mabuk saat itu,” terangnya.

Jahja menuturkan, Gilbert telah diperbolehkan pulang setelah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi tindakannya. Pihak kepolisian telah memberikan peringatan jika aksi tersebut terulang.

“Pemeriksaan dan klarifikasi berlangsung kurang lebih 90 menit. Dia (Gilbert) kami perbolehkan pulang setelah membuat surat pernyataan bermaterai dengan disaksikan ibu dan rekannya,” tuturnya.

Diketahui, foto pria di atas Jembatan Youtefa yang diabadikan warga dari Tanjung C’berry mendadak viral. Beberapa hari kemudian identitas pria itu terungkap dari akun Facebook Mambry Milano Wanma yang mengunggah hasil swafoto dari atas Jembatan Youtefa.

Unggahan di akun facebook itu pun banjir komentar dari warganet. Bukan hanya pujian, komentar pedas bernada cacian juga ramai akibat aksinya. Namun pemilik akun facebook tersebut tidak menyesal dengan tindaknya yang dianggapnya sebagai aksi seorang pemberani.

Aksi pria “spiderman” itu pun ditindaklanjuti Kepolisian Resort Jayapura Kota dengan memanggil pemilik akun facebook. Polisi memandang aksi pria tersebut membahayakan keselamatan.

Apalagi baru-baru ini, Respi Mulia Tasolong, warga APO Gudang, Jayapura terjatuh saat berswafoto di Jembatan Youtefa. Jenazah Respi ditemukan dua hari kemudian oleh Tim SAR Gabungan.(Asi)

Baca Juga:

Tolak Beri Uang, Seorang Guru di Jayapura Dikeroyok Pelajar

Syaiful

Ribuan Mahasiswa Papua Tolak Undangan Gubernur

Syaiful

Wallace Dean Wiley, Menjadi Warga Negara Indonesia karena Mencintai Papua

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment