Pospapua.com
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kanan) dan Mohammad Ahsan (kanan). Foto: ANTARA
Olahraga

China Open 2019, Kejayaan Ganda Putra Indonesia

Oleh: Icheiko Ramadhanty |

Pospapua.com, Changzhou – Keberhasilan Ganda Putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menundukan Li Junhui/Liu Yuchen membuat Indonesia memastikan gelar ganda putra di China Open 2019 BWF World Tour Super 1000.

Laga semifinal di pool atas akan mempertemukan dua ganda Indonesia yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Menyadari tak dalam kondisi prima, Hendra/Ahsan menerapkan permainan taktis yang sangat efisien. Dalam dua game langsung, mereka menghentikan perlawanan wakil tuan rumah tersebut dengan skor 22-20, 21-11.

“Kuncinya tadi di game pertama, setelah menang di game pertama, di game kedua kami jadi lebih tenang. Kondisi kaki saya masih sama, tadi nggak banyak reli dan memang sengaja sebisa mungkin tidak banyak bergerak. Memang kami sengaja ubah strategi karena pergerakannya terbatas,” kata Ahsan yang mengalami cedera pada betis kanan dan kirinya.

Memang lapangannya ada angin, tadi di game pertama kami ‘kalah angin’. Kami kaget juga bisa menang dua game langsung, dan game keduanya cukup mudah, mungkin mereka lagi nggak enak mainnya,” sebut Hendra

“Untuk final besok, kami berharap yang terbaik saja, kami senang bisa terjadi all Indonesian final lagi setelah terakhir di Japan Open 2019,” lanjut Hendra.

Partai terakhir Semifinal China Open 2019 BWF dimainkan oleh dua ganda putra Indonesia yaitu unggulan pertama, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon melawan unggulan ketujuh, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Hasilnya, Kevin/Marcus berhasil menumbangkan Fajar/Rian lewat straight game 21-9 dan 21-16. Dengah hasil itu, Indonesia dipastikan mengantongi tiket juara ganda putra. (AIJ/Asi/INI Network)

Baca Juga:

PON 2020 Pertandingkan 37 Cabor, KONI Pusat Yakin Papua Masuk 5 Besar

Syaiful

Menpora Imam Nahrawi Kagumi Megahnya Stadion Papua Bangkit

Nethy Dharma Somba

Pep Guardiola: Kesalahan Kecil Membuat City Tersingkir

hamim

Leave a Comment