Pospapua.com
Andarias Gobay (kiri), Ketua KPU Dogiyai dengan latar be;akang helikopter yang digunakan mendroping dan menjemput logistik Pemilu 2019 ke distrik-distrik . (KPU Dogiyai)
Nusantara

Caleg dan Keluarganya Keroyok Ketua KPU Dogiyai

Oleh: Dharma Somba

Pospapua.com, Jayapura – Ketua KPU Dogiyai Andarias Gobay melaporkan seorang caleg dan keluarganya ke Polisi karena mendapat perlakuan kasar di Distrik Piyaye saat menjemput logistic Pemilu yang akan dibawa ke KPU Kabupaten di Monemani, Minggu (21/4).

‘’Saya sudah laporkan ke Polisi terkait perlakuan kasar tersebut,’’ ujarnya saat dihubungi Pospapua.com, Senin (22/40).

Dijelaskan, Minggu pagi Andi mencarter helicopter untuk menjemput logistic di Piyaye, salah satu dari  9 distrik di Dogiyai yang hanya bisa  ditempuh melalui udara. Andi akan menjemput logistic serta petugas KPU dan Panwas yang ada di sana.

Saat heli mendarat, di sekitar lapangan terbang sudah ada seorang caleg bersama beberapa pemuda yang merupakan keluarganya, mereka mau ikut dalam penerbangan dengan tujuan ke Monemani. Andi tidak mengizinkan karena helicopter dicarter untuk logistic Pemilu.

Andi lalu turun untuk mengangkat logistic namun saat itu juga lima pemuda melakukan pemukulan. ‘’Saya ditendang dari belakang kemudian logistic mereka bawa lari,’’ jelasnya.

Andi kemudian berbalik untuk segera ke helicopter karena suasana tidak kondusif, pilot helicopter juga merasa takut jangan sampai massa anarkis lalu membakar helicopter. Namun saat masuk ke dalam helikopter, tempat duduk sudah ada wakil bupati Dogiyai di dalam dan beberapa pemuda, sehingga logistic dan petugas Pemilu tidak bisa diangkut.

‘’Saat ini logistic bersama petugas masih berada di Distrik Piyaye, saya sudah laporkan ke polisi dan sementara berkoordinasi untuk menjemput logistik dan petugas,’’ jelasnya.

Caleg yang marah dan  sempat  merampas logistic tersebut kata Andi Gobay adalah caleg yang diduga tidak mendapat suara. ‘’Caleg marah karena diduga masyarakat tidak memilih dia, kok dia marah ke KPU, yang memilih kan masyarakat,’’ jelasnya.

Kini, kata Andi logistic dengan jumpah pemilih 7.666 orang sudah dikuasai oleh petugas KPU dan Panwas serta aparat yang berjaga di sana.

DPT Kabupaten Dogiyai untuk Pemilu 2019 tercacat 91.773 jiwa tersebar di 10 distrik dan mencoblos di 348 TPS. (nds)

Baca Juga:

Sosialisasi Antihoaks dan Stop Pungli pada Sopir Angkot di Sentani

Nethy Dharma Somba

Cari Nelayan Hilang, Satrol Lantamal X Temukan Ganja

Nethy Dharma Somba

8.000 Anak Papua jadi Anak Asuh Capres Prabowo Subianto

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment