Pospapua.com
Jenazah Briptu Heidar diberangkatkan dari Lapter Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak. (foto ; istimewa)
News

Briptu Heidar Dimakamkan di Kampung Halaman Sesuai Permintaan Ibunda

Oleh : Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Jayapura – Kabar duka kematian Briptu Heidar, anggota Polda Papua bantuan kendali operasi (BKO) Puncak yang meninggal ditangan kelompok kriminal bersenjata di Kampung Usir, Kabupaten Puncak, telah memukul keluarga besar yang tinggal di Kampung Cina Tua, Kepulauan Yapen, Papua.

Doa bersama terus dilantunkan untuk mengiring kepergian anak kebanggaan keluarga yang gugur dalam sebuah tugas negara di Kabupaten Puncak. Ucapan belasungkawa pun terus mengalir dari pimpinan dan rekan seprofesinya di Polda Papua.

Isak tangis sesekali masih terdengar di rumah keluarga Briptu Heidar di Kampung Cina Tua saat Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Penri.  Orang tua serta kerabat yang terdiri dari ibunda Heidar Nurhaeda, nenek Hajah Subaeda, paman Anto, tante Nurlina dan salah satu keponakannya Fahmi.

Menurut penuturan Penri, keluarga Briptu Heidar sangat terpukul dengan musibah yang menimpa almarhum. Mereka pun meminta kepada Polri agar mengantarkan jenazah Briptu Heidar ke peristirahatan terakhir di kampung halaman orang tuanya Desa Siawung, Kabupaten Barru, Makassar, Sulawesi Selatan.

“Ada permintaan terakhir dari pihak keluarga, jenazah almarhum dapat dimakamkan di kampung halaman orang tua di Desa Siawung, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Penri, Selasa (13/8).

Seluruh keluarga almarhum di Kampung Cina Tua akan DIberangkatkan ke Makassar untuk menyusul jenazah Briptu Heidar yang diterbangkan dari Timika, Selasa (13/8) pagi. “Ada 5 anggota keluarga yang berangkat ke Makassar dari Bandara Frans Kaisepo Biak menumpang pesawat Sriwijaya . Salah satunya orang tua almarhum,” terangnya.

Briptu Heidar merupakan anggota Polda Papua yang diperbantukan untuk mengamankan wilayah di Pegunungan Tengah, khususnya Kabupaten Puncak.  Dia meninggal usai disandera masyarakat yang disinyalir kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Usir, Kabupaten Puncak, selama 6,5 JaM pada Senin (12/8). (asi)

Baca Juga:

Gempa Guncang Bantul dan Maluku Tengah

Syaiful

Merevitalisasi Program Sehat Ibu dan Anak ala Pak Harto

hamim

Provokator Kerusuhan Wamena Bertambah, Perannya Terungkap dari CCTV

Syaiful

Leave a Comment