Pospapua.com
Dalam jangka panjang, pengharum ruangan dapat berdampak kepada kesehatan tubuh anda. Foto: kesehatanIndex.hu
Kesehatan

Bahaya Aroma Pengharum Ruangan

Oleh: Anisa Tri Kusuma |

Di dalam pengharum ruangan juga terdapat senyawa organic volatile jenis VOC, dimana senyawa ini juga terdapat pada produk cat tembok, kayu dan sebagainya.

Pospapua.com, Jakarta — Pengharum udara modern pertama digunakan pada tahun 1948. Lantas mulai tahun 1980-an, pasar pengharum ruangan mulai berinovasi dalam berbagai bentuk seperti lilin beraroma, gel padat dan semprotan otomatis.

Saat ini, penyegar udara atau pengharum ruangan sudah menjadi kebutuhan pokok. Baik di kantor, mall, supermarket bahkan di rumah seolah sudah lumrah dipasangi pengharum ruangan. Kini, berbagai brand penyegar udara mengklaim bahwa mereka dapat memberikan suasana ruangan yang bersih, sehat dan berbau harum.

Namun, di balik manfaat positifnya, penyegar udara mengandung ‘phthalate’ dan banyak bahan kimia berbahaya lainnya seperti ‘benzene’, ‘formaldehyde’, ‘propellants’, ‘pelarut’, ‘benzenes’, dan ‘musks’ sintetis. Bahan kimia ini dapat dengan mudah dihirup, mendarat di kulit dan diserap, atau secara tidak sengaja tertelan.

Meskipun penyegar udara atau pengharum ruangan mengandung sejumlah kecil bahan kimia ini, paparan jangka panjang dapat berdampak secara adiktif dan menyebabkan bahaya bagi kesehatan yang sama dengan dosis yang lebih tinggi.

Sayangnya konsumen tidak dilindungi dan perusahaan tidak diharuskan untuk mengungkapkan daftar lengkap bahan dalam penyegar udara mereka.

Foto: Reliable Remodeler

Apa saja bahaya pengharum ruangan yang akan berdampak pada tubuh?

1. Sakit Kepala
Sakit kepala akan bisa langsung anda rasakan ketika kinerja oksigen dalam tubuh sedang tidak bekerja dengan maksimal, dan disaat bersamaan terhirupnya udara pengharum ruangan yang mengandung bahan kimia. Hal ini sangat berbahaya jika terjadi dalam jangka waktu yang lama. Terlebih jika anak-anak yang menghirupnya.

2. Mual dan Muntah
Sebuah studi yang dilakukan oleh National Research Defense Council serta penelitian yang dilakukan oleh University of California pada tahun 2006, menunjukkan sebuah hasil bahwa penggunaan pengharum ruangan dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan kelainan bawaan hormonal dan masalah pada reproduksi. Hal ini nantinya akan memicu mual dan muntah berkepanjangan.

3. Tremor
Munculnya tremor atau gemetaran di bagian tangan dan kaki, disebabkan oleh kesalahan antara jaringan pusat di otak dan jaringan yang diperintahkan. Kandungan kimia pengharum ruangan yang terhirup dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan tremor yang lebih serius karena secara tak langsung, ia akan mengganggu sistem saraf.

4. Kelelahan
Kurangnya ventilasi udara ruangan dan banyak nya penggunaan pengharum ruangan dapat menyebabkan sirkulasi oksigen menjadi tidak maksimal. Akibatnya walaupun ruangan yang kita tempati wangi dan segar, tubuh kita sering merasa lelah karena sirkulasi yang tidak maksimal ini.

5. Gangguan Kehamilan
Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Public Health pada 2013 mengungkapkan bahwa wanita hamil yang menggunakan penyegar udara atau pengharum ruangan, secara signifikan lebih mungkin memiliki bayi yang menderita mengi (suara bernada tinggi saat bernapas) dan infeksi paru-paru.

6. Kanker Paru-Paru
Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Public Health pada 2013 mengungkapkan bahwa mayoritas penyegar udara mengandung Volatile Organic Compounds yang dikenal sebagai 1,4-Dichlorobenzene, bahan kimia tersebut ditemukan pada 96% orang yang menjadi objek penelitian mereka. Bahan inilah yang nantinya akan memicu terjadinya kanker paru-paru.

Jika anda tetap ingin mendapatkan udara segar dan wangi di dalam ruangan tanpa menggunakan pengharum ruangan, anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Selalu menjaga kebersihan rumah supaya tidak ada debu dan polusi yang menempel di dalam ruangan.
  • Bukalah selalu jendela dan ventilasi lainnya supaya udara bisa mendapatan sirkulasi yang baik.
  • Buanglah sampah ke luar ruangan, jangan sampai menimbunnya di dalam ruangan karena akan mengotori ruangan dan juga udara di dalam ruangan.
  • Untuk mendapatkan aroma yang segar dan wangi anda bisa menyimpan bubuk kopi yang masih segar di atas meja.
  • Anda juga bisa menaruh potongan lemon atau jeruk lainnya di tempat pembuangan sampah supaya udara menjadi lebih segar dan wangi.
  • Taruhlah baking soda di bawah tempat sampah untuk mengurangi penguapan yang terjadi pada sampah yang bisa menyebabkan udara menjadi tidak segar dan bau.
  • Anda bisa menggunakan minyak astiri yang disemprotkan ke udara, meskipun fungsinya sama dengan pengharum ruangan namun minyak astiri ini tidak berbahaya malahan menyehatkan udara dan baik bagi kesehatan serta mampu menghilangkan jamur, kuman, virus dan bakteri di udara.

(Kbb/INI-Network)

Baca Juga:

Bahaya Tidur Menggunakan Penyumbat Telinga

hamim

Tanda-Tanda Seseorang Alami Kolesterol Tinggi

hamim

Waspada! Tato Bisa Merusak Kesehatan Mental

hamim

Leave a Comment