Pospapua.com
Pusat gempa Sulawesi Utara.
Nusantara

67 Gempa Susulan Guncang Sulut dan Malut

Oleh: Ronald Ginting |

Pospapua.com, Manado- Gempa susulan masih terus mengguncang Maluku Utara dan Sulawesi Utara. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 67 kali gempa susulan terjadi  di wilayah itu, pascagempa pertama berkekuatan magnitudo 7,1.

Masyarakat di Sulawesi Utara sendiri masih mewaspadai bila terjadi gempa kembali. Gempa pertama telah menyebabkan kepanikan warga yang berada di kawasan Megamas, Manado.

Kepanikan ini mengingat kawasan tersebut sangat berdekatan dengan bibir Pantai Manado. Warga di kawasan itu langsung berhamburan mencari tempat ketinggian yang dinilai aman dari tsunami.

Di ruas Jalan Sam Ratulangi Manado misalnya, puluhan kendaraan roda empat berdesak-desakan untuk keluar dari kawasan tersebut. Bunyi klason mobil pun saling bersahutan sebagai tanda agar kendaraan di depannya.

Tak hanya itu, puluhan pasien Rumah Sakit Siloam Manado terpaksa dievakuasi keluar gedung. Mereka dievakuasi dibantu pihak rumah sakit dengan kondisi infus masih menempel.

Kepanikan juga melanda warga Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara (Malut), Jumat dini hari. Warga berhamburan keluar rumah untuk mencari tempat aman pasca peringatan dini tsunami.

Salah seorang tokoh masyarakat Tobelo, Pdt. Jopi Soselissa, dihubungi dari Ambon mengatakan, guncangan gempa membuat warga ibu kota Kabupaten Halmahera Utara kaget dari tidur dan berlarian keluar rumah karena takut bangunan roboh maupun gempa susulan.

“Guncangan gempa terasa cukup kuat sehingga lari keluar rumah karena takut gempa susulan maupun tsunami. Sebagian warga mengungsi ke kawasan lebih tinggi karena takut tsunami,” katanya.

Sebelumnya BMKG melakukan pemutakhiran peringatan dini Tsunami untuk wilayah Sulawesi Utara menjadi gempa magnitudo 7,1 pada 15 November pukul 00:17:43 WITA dengan lokasi gempa137 km Barat Laut Jailolo, Maluku Utara.

Kedalaman gempa menurut BMKG ialah 73 Kilometer dengan arahan potensi tsunami untuk diteruskan pada masyarakat. Saran BMKG agar warga mengikuti arahan peringatan dini Tsunami dari BPBD, BNPB dan BMKG.(RTG/PS/Asi/INI Network)

Baca Juga:

Kekeringan, Puluhan Hektare Sawah di Mamuju Terancam Gagal Panen

Syaiful

Sakit, Penumpang Meninggal Dunia dalam Pesawat

Nethy Dharma Somba

Trend Gangguan Kamtibmas di Papua Menurun

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment