Pospapua.com
Lokasi tambang tradisional yang terletak di Perbatasan Yahukimo, Asmat dan Boven Digoel. (foto : istimewa)
Hukum & Kriminal

417 Penambang Emas Selamat dari Serangan OTK

Oleh : Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Jayapura – Sebanyak 417 penambang emas berhasil selamat dari penyerangan sekelompok warga tak dikenal (otk) di kawasan Pendulangan Mining 1, Distrik Seredaya yang terletak di Perbatasan Boven Digoel, Asmat dan Yahukimo, pada Minggu (31/8).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal saat dikonfirmasi, Kamis (5/9) mengatakan, 417 penambang yang menyelamatkan diri telah berada di Polres Boven Digoel.

387 penambang diantaranya, kata Kamal, telah diserahkan ke Ketua Paguyuban di Kabupaten Boven Digoel. Sementara 30 penambang masih dalam proses evakuasi dari Polsek Kouw menuju Boven Digoel menggunakan perahu motor.

“Lima orang masih dirawat di Rumah Sakit Boven Digoel. Mereka mengalami luka senjata tajam dan panah, namun masih dalam kondisi stabil,” kata Kamal.

Penyidik masih memintai keterangan sejumlah penambang sebagai saksi penyerangan di tambang tradisional di Perbatasan Yahukimo, Asmat dan Boven Digoel. Sementara tim Polres Asmat masih berupaya menjangkau lokasi tambang Mining 1.

“Sampai saat ini sudah hari ketiga, Kapolres Asmat yang mendapat informasi awal melakukan penelusuran ke lokasi belum mendapat informasi perkembangan di sekitar lokasi kejadian,” ujar mantan Wakapolresta Depok ini.

Sebelumnya, 288 pekerja tambang emas tradisional berlindung ke Mapolres Boven Digoel pasca penyerangan oleh sekelompok warga di kawasan pendulangan Mining 1, Distrik Seredaya, di perbatasan Boven Digul, Asmat dan Yahukimo, Minggu (31/8) lalu

Dari 288 pendulang, tiga diantaranya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit daerah setempat akibat mengalami luka-luka. Polda Papua telah menerjunkan tim gabungan ke lokasi untuk menelusuri penyerangan itu. (Asi)

Baca Juga:

Gagal Meraih Impian, Gadis Ini Nekat Jadi Polwan Gadungan

Syaiful

Geledah Padepokan Tarekat, Polisi Temukan Kartu Pemilihan Malaikat

Syaiful

Dalami Dugaan Penjualan Amunisi, Dua Prajurit Kostrad Dibawa ke Jayapura

Syaiful

Leave a Comment